Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe vs Haaland Jadi Sajian Utama Penutup Fase Grup Piala Dunia 2026

Antara • Jumat, 26 Juni 2026 | 11:01 WIB
Infografis Norwegia vs Prancis. F. chatgpt
Infografis Norwegia vs Prancis. F. chatgpt

batampos - Laga Prancis kontra Norwegia pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pukul 02.00 WIB dipastikan menjadi salah satu duel paling dinantikan di fase grup.

Meski kedua tim telah memastikan tiket ke babak 32 besar, pertandingan ini tetap menarik perhatian karena mempertemukan dua penyerang terbaik dunia saat ini, Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Bagi kedua pemain, ini merupakan pertemuan pertama mereka di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, Mbappe dan Haaland enam kali saling berhadapan di Liga Champions saat membela Paris Saint-Germain, Borussia Dortmund, Real Madrid, dan Manchester City.

Baca Juga: Bangkit dari Ketertinggalan, Ekuador Tumbangkan Jerman 2-1 dan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Dalam enam duel tersebut, Haaland unggul tipis dengan koleksi lima gol, sementara Mbappe mencetak empat gol.

Produktivitas keduanya juga berlanjut pada musim 2025/2026. Mbappe mengemas 42 gol bersama Real Madrid, sedangkan Haaland mencetak 38 gol untuk Manchester City. Kini, keduanya sama-sama telah mengoleksi empat gol di Piala Dunia 2026, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang memimpin daftar top skor dengan lima gol.

Menariknya, baik Mbappe maupun Haaland belum mencatatkan satu assist pun sepanjang fase grup. Hal itu menunjukkan keduanya lebih difungsikan sebagai penyelesai akhir dibanding kreator serangan.

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengakomodasi peran Mbappe melalui skema 4-2-3-1, sedangkan pelatih Norwegia Stale Solbakken mengandalkan formasi 4-3-3 yang menempatkan Haaland sebagai ujung tombak utama.

Strategi tersebut terbukti efektif. Mbappe mencetak masing-masing dua gol saat Prancis mengalahkan Irak dan Senegal. Sementara Haaland juga menjadi pembuka keunggulan Norwegia dalam kemenangan atas dua lawan yang sama.

Meski mengandalkan striker tajam, statistik menunjukkan Prancis dan Norwegia bukan termasuk tim paling agresif di turnamen. Prancis baru mencatat 30 percobaan gol, sedangkan Norwegia 24. Jumlah itu masih berada di bawah Jerman, Inggris, Brasil, bahkan Turki.

Namun efektivitas menjadi keunggulan kedua tim. Mereka mampu mengubah peluang menjadi gol melalui ketajaman para penyerangnya.

Dari sisi expected goals (xG), Prancis dan Norwegia sama-sama membukukan angka 3,91. Secara individu, Haaland memiliki xG 2,7, termasuk yang tertinggi di turnamen, sementara Mbappe juga masuk dalam jajaran pemain dengan peluang gol terbaik.

Meski sudah sama-sama lolos ke fase gugur, laga ini tetap penting untuk menentukan status juara Grup I. Tim yang finis di puncak klasemen berpeluang menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar, sedangkan runner-up kemungkinan bertemu Pantai Gading.

Prancis dipastikan tidak didampingi pelatih Didier Deschamps yang tengah berada di negaranya untuk menghadiri pemakaman sang ibu. Les Bleus akan dipimpin asisten pelatih Guy Stephen.

Stephen diperkirakan tetap memainkan Mbappe sebagai ujung tombak dengan dukungan Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue.

Di kubu Norwegia, Stale Solbakken kemungkinan tidak banyak mengubah komposisi tim. Erling Haaland akan memimpin lini depan bersama Alexander Sorloth dan Antonio Nusa, sementara Martin Odegaard tetap menjadi motor permainan di lini tengah.

Terlepas dari kemungkinan rotasi pemain karena kedua tim sudah lolos, duel Mbappe kontra Haaland dipastikan menjadi daya tarik utama pertandingan. Pertemuan dua mesin gol Eropa itu berpotensi menyajikan tontonan menarik sekaligus menentukan siapa yang akan mengakhiri fase grup sebagai juara Grup I. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Grup I Piala Dunia 2026 #Laga Prancis kontra Norwegia