Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Belgia Protes FIFA, Balogun Tetap Diizinkan Bela AS di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Antara • Senin, 6 Juli 2026 | 06:01 WIB
Grafik ilustrasi pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti
Grafik ilustrasi pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

batampos - Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) melayangkan protes kepada FIFA setelah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, tetap diizinkan tampil pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 meski sebelumnya menerima kartu merah langsung.

Keputusan Komite Disiplin FIFA yang menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan membuat Balogun bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di Stadion Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026).

Dalam pernyataan resminya, RBFA mengaku terkejut dengan keputusan tersebut dan menilai FIFA tidak menerapkan aturan secara konsisten.

"RBFA terkejut dengan keputusan FIFA yang menyatakan pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, memenuhi syarat untuk tampil pada pertandingan Amerika Serikat melawan Belgia," tulis federasi Belgia.

RBFA berpendapat keputusan tersebut bertentangan dengan Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA, yang menyatakan setiap kartu merah otomatis berujung pada hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Menurut federasi Belgia, ketentuan itu telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh pemain yang menerima kartu merah sepanjang Piala Dunia 2026.

Selain itu, RBFA juga menyoroti Pasal 10.5 Regulasi Kompetisi Piala Dunia 2026, yang menyebut pemain maupun ofisial yang menerima kartu merah langsung atau akibat akumulasi kartu kuning wajib menjalani skorsing pada pertandingan berikutnya. FIFA hanya memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi tambahan apabila diperlukan.

Namun, FIFA mendasarkan keputusannya pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, yang memberikan kewenangan kepada Komite Disiplin untuk menangguhkan pelaksanaan sanksi disiplin yang telah dijatuhkan.

RBFA menyatakan aturan mengenai hukuman kartu merah tersebut selalu disampaikan dalam rapat koordinasi pertandingan maupun lokakarya resmi Piala Dunia 2026.

Menyusul keputusan itu, Federasi Sepak Bola Belgia menyatakan tengah mengkaji berbagai langkah yang dapat ditempuh demi menjaga prinsip keadilan dalam kompetisi.

"Untuk melindungi hak-hak sah seluruh tim peserta dan menjaga prinsip dasar fair play dalam olahraga ini, baik pada Piala Dunia kali ini maupun edisi-edisi berikutnya, RBFA sedang menyelidiki seluruh opsi yang tersedia," tulis federasi tersebut.

Sebelumnya, Balogun mendapat kartu merah langsung saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar. Penyerang yang pernah memperkuat Arsenal itu diusir wasit pada menit ke-64 setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic.

Dengan keputusan FIFA tersebut, Balogun dipastikan dapat memperkuat tuan rumah Amerika Serikat dalam laga penting menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. (*)

Editor : Jamil Qasim
#16 besar Piala Dunia 2026 #Federasi Sepak Bola Belgia