batampos – Timnas Swiss bertekad melanjutkan kiprah impresifnya saat menghadapi Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di Arrowhead Stadium, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB, menjadi kesempatan bagi Swiss untuk mencetak sejarah dengan menembus semifinal.
Meski pernah disingkirkan Argentina pada Piala Dunia 2014, kapten Swiss Granit Xhaka menegaskan timnya tidak datang dengan misi balas dendam. Fokus utama Swiss adalah meraih kemenangan dan melangkah ke empat besar.
"Kami tidak datang ke sini untuk berhenti sekarang. Ketika Anda sudah sedekat ini, rasa lapar hanya akan semakin besar," kata Xhaka, dikutip dari Blick, Sabtu (11/7).
Baca Juga: Peluang Michael Oliver Pimpin Final Piala Dunia 2026 Kian Tipis, Terkendala Aturan FIFA
Gelandang Sunderland itu mengaku sudah mengenal karakter permainan sejumlah pemain Argentina karena sering berhadapan di Liga Inggris, seperti Lisandro Martínez, Enzo Fernández, Cristian Romero, dan Alexis Mac Allister.
"Kami saling mengenal kekuatan dan kelemahan masing-masing," ujarnya.
Xhaka juga menegaskan kekalahan Swiss dari Argentina pada Piala Dunia 2014 bukan lagi menjadi beban bagi skuad saat ini.
"Kami bermain bagus saat itu. Tujuan utama kami adalah memenangkan pertandingan. Sekarang Swiss adalah tim yang berbeda, dengan generasi yang berbeda dan mentalitas yang berbeda," katanya.
Anak asuh Murat Yakin pun bertekad mewujudkan mimpi tampil di semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Italia Tingkatkan Biaya Pertahanan, Capai 2,6 Persen PDB Negara
"Saya juga orang yang suka bermimpi. Dan mimpi terkadang memang menjadi kenyataan. Tetapi agar itu terjadi, Anda harus melampaui batas kemampuan dan melakukan hal-hal yang mungkin belum pernah Anda lakukan sebelumnya," tutur Xhaka. (*)
Prediksi Susunan Pemain
Mengacu pada prediksi FotMob, pelatih Argentina Lionel Scaloni diperkirakan melakukan dua perubahan. Lautaro Martínez berpeluang menggantikan Julián Álvarez di lini depan, sementara Facundo Medina diprediksi mengisi posisi Nicolás Tagliafico di sektor kiri pertahanan.
Di kubu Swiss, Murat Yakin diperkirakan kembali memainkan Miro Muheim dan Djibril Sow sejak menit pertama.
Argentina (4-1-2-1-2):
Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Facundo Medina; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister; Enzo Fernández; Lionel Messi, Lautaro Martínez.
Pelatih: Lionel Scaloni
Swiss (4-3-3):
Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Miro Muheim; Granit Xhaka, Remo Freuler, Djibril Sow; Ruben Vargas, Breel Embolo, Dan Ndoye
Pelatih: Murat Yakin
Prediksi Skor
Argentina tetap lebih diunggulkan berkat pengalaman bermain di laga besar dan kualitas lini serang yang dipimpin Lionel Messi. Namun, Swiss memiliki organisasi permainan yang solid dan berpotensi menyulitkan Albiceleste jika mampu tampil disiplin sepanjang laga.
Prediksi skor: Swiss 1-2 Argentina
Editor : M Tahang