batampos – Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan timnya sama sekali tidak gentar menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026. Duel dua raksasa Eropa itu dijadwalkan berlangsung di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.
Spanyol melangkah ke semifinal dengan modal pertahanan terbaik di turnamen. Hingga babak perempat final, La Furia Roja baru kebobolan satu gol. Sebaliknya, Prancis menjadi tim paling produktif dengan koleksi 16 gol.
Meski demikian, Yamal yakin Spanyol memiliki peluang besar untuk kembali mengalahkan Les Bleus.
Baca Juga: Jerman Kecam Upaya Aneksasi Tepi Barat, Desak Israel Hentikan Kekerasan Pemukim
"Ada dua kemungkinan: mereka mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun, atau kami mengalahkan mereka untuk ketiga kalinya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami sama sekali tidak takut," ujar Yamal, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (12/7).
Spanyol memastikan tiket ke semifinal setelah menundukkan Belgia 2-1. Gol kemenangan dicetak Mikel Merino pada menit-menit akhir pertandingan.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian terbaik Spanyol di Piala Dunia sejak terakhir kali tampil di semifinal saat menjuarai edisi 2010 di Afrika Selatan.
Optimisme Yamal juga didasari rekor positif Spanyol atas Prancis dalam dua pertemuan terakhir. La Furia Roja menang 2-1 pada semifinal Piala Eropa 2024, lalu kembali mengalahkan Les Bleus dengan skor dramatis 5-4 pada final UEFA Nations League 2025.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami kembali ke semifinal. Memang itulah tujuan kami datang ke sini, memainkan pertandingan seperti ini dan memenangkannya. Sekarang waktunya beristirahat dan mulai memikirkan laga melawan Prancis," katanya.
Baca Juga: Permintaan Chip Memori AI Meningkat Pengaruhi Kenaikan Harga Ponsel Pintar hingga Laptop
Tak Terobsesi Jumlah Gol
Pada laga melawan Belgia, Yamal dinobatkan sebagai pemain terbaik meski tidak mencetak gol maupun assist. Penampilan impresifnya di sisi kanan serangan dinilai menjadi salah satu kunci kemenangan Spanyol.
Sepanjang Piala Dunia 2026, pemain Barcelona itu baru mengoleksi satu gol. Namun, ia menegaskan tidak terlalu memikirkan statistik individu.
"Saya rasa semua orang terlalu memikirkan soal jumlah gol. Kami menjuarai Piala Eropa ketika saya hanya mencetak satu gol. Saat itu saya hanya membuat satu gol, dan sekarang saya juga sudah mencetak satu gol. Jadi semua orang bisa tenang," ujar pemain berusia 18 tahun tersebut.
Spanyol kini tinggal selangkah lagi menuju final Piala Dunia 2026. Namun, mereka harus lebih dulu melewati ujian berat menghadapi Prancis yang tampil tajam sepanjang turnamen. (*)
Editor : M Tahang