Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Piala Dunia 2030 Berpotensi Diikuti 64 Tim, FIFA Masih Kaji Usulan Baru

Juliana Belence • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:15 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino. (x.com/idextratime)
Presiden FIFA Gianni Infantino. (x.com/idextratime)

batampos - FIFA kembali membuka peluang perubahan besar dalam format Piala Dunia dengan memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim pada edisi 2026. Badan sepak bola dunia itu kini tengah mengkaji usulan agar Piala Dunia 2030 diikuti oleh 64 tim.

Jika rencana ini terealisasi, edisi 2030 akan menjadi Piala Dunia dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah. Namun, FIFA menegaskan bahwa belum ada keputusan final dan seluruh usulan masih dalam tahap pembahasan.

FIFA memiliki kewajiban untuk mengevaluasi setiap proposal yang diajukan demi perkembangan sepak bola global. Usulan penambahan peserta menjadi 64 tim pertama kali mengemuka sebagai bagian dari peringatan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.

Turnamen edisi tersebut akan digelar di enam negara, yakni Maroko, Portugal, dan Spanyol sebagai tuan rumah utama. Uruguay, Argentina, dan Paraguay menjadi lokasi pertandingan pembuka untuk memperingati penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930.

“Lebih banyak negara mampu bersaing di level tertinggi dan sejumlah tim dari luar kawasan tradisional sepak bola berhasil tampil kompetitif,” ujar Presiden FIFA Gianni Infantino, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (15/7).

Baca Juga: Final Kepagian! Prancis vs Spanyol Adu Gengsi dan Tiket ke Final Piala Dunia 2026

Ia menyebut peningkatan jumlah peserta dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi negara - negara berkembang untuk tampil di panggung dunia. Apabila format 64 tim disetujui, turnamen diperkirakan menggunakan 16 grup yang masing - masing berisi empat tim. 

Dengan skema tersebut, jumlah pertandingan akan meningkat secara signifikan dibanding format 48 tim yang dipakai pada 2026. Total laga bisa mencapai 128 pertandingan, sehingga membutuhkan jadwal, stadion, dan pengaturan logistik yang jauh lebih besar.  

Sejumlah pengamat sepak bola menilai penambahan peserta berpotensi menurunkan kualitas kompetisi, memperpanjang durasi turnamen, serta membebani kalender pertandingan internasional yang sudah padat. Proses kualifikasi di berbagai konfederasi juga harus disesuaikan jika jumlah peserta kembali bertambah. 

Usulan ini mendapat dukungan dari CONMEBOL (Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan) yang menilai edisi peringatan 100 tahun Piala Dunia layak melibatkan lebih banyak negara. 

Namun, sejumlah pejabat sepak bola Eropa dan Asia menolak gagasan tersebut. Presiden UEFA Aleksander Čeferin menyebutnya sebagai ide yang buruk.

Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa khawatir ekspansi berlebihan akan mengurangi kualitas kompetisi dan membuat kalender sepak bola semakin padat. 
FIFA belum memutuskan apakah Piala Dunia 2030 benar - benar akan memakai format 64 tim. Infantino hanya memastikan usulan tersebut akan dibahas secara resmi setelah Piala Dunia 2026 selesai, dan setiap perubahan harus mendapat persetujuan FIFA Council

Editor : Juliana Belence
FIFA peserta Piala Dunia 2030 64 tim Presiden FIFA Gianni Infantino