FIFA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Argentina, Leandro Paredes Dihukum 10 Laga

jpg • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Pemain Argentina Leandro Paredes (kanan) membanting Gavi. (Dok. BR Football)
Pemain Argentina Leandro Paredes (kanan) membanting Gavi. (Dok. BR Football)

batampos – FIFA menjatuhkan serangkaian sanksi kepada Argentina menyusul kericuhan yang terjadi setelah laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Sebanyak delapan sanksi dijatuhkan FIFA. Hukuman terberat diterima gelandang Argentina, Leandro Paredes, yang dilarang tampil dalam 10 pertandingan dan didenda 90 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,5 miliar.

Menurut laporan Fabrizio Romano, Paredes menjadi pemain Argentina yang menerima hukuman paling berat. Gelandang yang kini memperkuat Boca Juniors tersebut dinilai terlibat dalam kericuhan yang terjadi seusai pertandingan.

Selain Paredes, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Argentina (AFA). Federasi tersebut didenda 321 ribu dolar AS atau sekitar Rp5,6 miliar.

FIFA juga membatasi jumlah penonton dalam dua pertandingan kandang Argentina berikutnya. Stadion hanya boleh terisi maksimal 50 persen dari kapasitas.

Molina dan Almada Turut Dihukum

Dua pemain Argentina lainnya, Nahuel Molina dan Thiago Almada, juga tidak luput dari sanksi.

Molina dijatuhi larangan tampil dalam tujuh pertandingan serta denda 90 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,5 miliar. Sementara itu, Almada dihukum larangan tampil satu pertandingan dan denda 30 ribu dolar AS atau sekitar Rp530 juta.

Sanksi juga diberikan kepada asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala. Legenda La Albiceleste itu dilarang mendampingi tim dalam tiga pertandingan dan didenda 30 ribu dolar AS atau sekitar Rp530 juta.

Gavi Juga Dihukum FIFA

Spanyol juga menerima sanksi atas insiden yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Pemain muda La Roja, Gavi, dijatuhi larangan tampil satu pertandingan dan denda sekitar Rp530 juta.

FIFA menjatuhkan seluruh sanksi tersebut setelah melakukan investigasi terhadap insiden dalam final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 19 Juli.

Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina 1-0. Namun, suasana memanas setelah pertandingan berakhir dan keributan pecah di lapangan.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, Paredes dan Molina terlihat terlibat kontak fisik dengan pemain Spanyol, Erick Garcia dan Rodri. Sementara itu, Ayala juga terlihat terlibat insiden dengan Dani Olmo.

Paredes kemudian terlibat dalam insiden dengan Gavi. Gelandang berusia 32 tahun tersebut terlihat mendorong hingga nyaris memukul pemain muda Spanyol itu.

Atas rangkaian insiden tersebut, Paredes akhirnya menerima hukuman paling berat dari FIFA dengan larangan bermain selama 10 pertandingan. (*)

Editor : Jamil Qasim
FIFA Sanksi Berat kepada Argentina