batampos - Cristiano Ronaldo gagal menyelamatkan Al Nassr dari kekalahan telak pada laga pembuka AFC Champions League Elite 2026/2027. Al Nassr dihajar Al Ain 0-4 di Hazza Bin Zayed Stadium, Selasa (15/9).
Houssine Rahimi menjadi mimpi buruk Al Nassr setelah mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-25 dan 63. Soufiane Rahimi kemudian memperbesar keunggulan Al Ain pada menit ke-72, sebelum Giorgos Giakoumakis melengkapi kemenangan tuan rumah pada menit ke-85.
Al Nassr kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Ronaldo pun gagal mencetak gol. Ia baru mendapatkan peluang melalui tendangan bebas pada penghujung laga, tetapi eksekusinya berhasil diamankan kiper Al Ain, Khalid Eisa.
Ronaldo memasuki pertandingan dengan catatan 979 gol sepanjang karier profesionalnya. Kapten Al Nassr itu masih memburu gol ke-980 setelah sebelumnya mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Abha pada 9 September.
Kekalahan tersebut menjadi awal buruk Al Nassr di AFC Champions League Elite musim 2026/2027. Klub asal Riyadh itu juga harus menerima kenyataan gagal mencetak satu gol pun dalam pertandingan.
Baca Juga: Carlos Espi Jadi Pahlawan, Real Madrid Tundukkan Elche 3-2
Pelatih Al Nassr Ange Postecoglou mengakui timnya tampil buruk. Pelatih asal Australia itu bahkan mengambil tanggung jawab atas kekalahan telak tersebut.
“Para pemain memberikan segala yang mereka miliki dan saya tidak memberikan tanggung jawab kepada mereka. Tanggung jawab itu ada pada saya. Al Nassr secara keseluruhan tampil buruk,” kata Postecoglou.
Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Al Nassr. Sang juara Saudi Pro League itu kini hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Al Nassr sebelumnya menjalani musim 2025/2026 dengan menjuarai Saudi Pro League untuk pertama kalinya sejak 2019. Ronaldo menjadi bagian penting dalam keberhasilan tersebut setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Damac pada pertandingan terakhir musim.
Kekalahan dari Al Ain juga memicu reaksi suporter Al Nassr di media sosial. Sejumlah pendukung meminta Jorge Jesus kembali menjadi pelatih setelah melihat performa tim di bawah Postecoglou. (*)
Editor : Yofi Yuhendri