batampos - KONI Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan cabang olahraga jujitsu mampu meningkatkan prestasi dan menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Target tersebut didukung perkembangan pembinaan atlet, partisipasi dalam kejuaraan, serta catatan prestasi pada PON sebelumnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, Usep RS, mengatakan jujitsu terus berkembang di Kepri. Selain di kalangan atlet, olahraga bela diri ini mulai diterapkan dalam pelatihan di sejumlah instansi, termasuk TNI, Polri, dan petugas keamanan.
“Sekarang jujitsu sudah menyebar di berbagai instansi. Memang dibanding karate atau pencak silat, olahraga ini masih tergolong baru, tetapi perkembangannya cukup pesat, terutama di Batam,” kata Usep saat dihubungi, Kamis (15/10).
Menurut Usep, perkembangan tersebut menjadi modal bagi jujitsu Kepri untuk meningkatkan daya saing atlet di tingkat daerah maupun nasional.
Kejuaraan Jujitsu Jadi Persiapan Menuju Porprov Kepri 2026
KONI Kepri mendukung kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Jujitsu Kepri. Kompetisi tersebut menjadi sarana bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri 2026.
“KONI Provinsi sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Pengprov Jujitsu. Ini menjadi ajang persiapan menuju Porprov yang tinggal beberapa pekan lagi,” ujarnya.
Kejuaraan itu diikuti atlet dari lima kabupaten/kota, yakni Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Lingga.
Partisipasi atlet dari sejumlah daerah tersebut diharapkan memperkuat persaingan sekaligus membantu pengurus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah berjalan.
Hasil Porprov nantinya juga menjadi salah satu bahan evaluasi KONI Kepri dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2027.
“Dari ajang ini nanti akan terlihat kemampuan atlet-atlet yang dipersiapkan menuju Pra PON. Harapannya, jujitsu terus berprestasi dan kembali menyumbangkan medali bagi Kepri,” kata Usep.
Jujitsu Kepri Sudah Sumbang Dua Medali pada PON 2024
Optimisme KONI Kepri bukan tanpa dasar. Pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, jujitsu menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu bagi kontingen Kepri.
Capaian tersebut menjadi modal untuk meningkatkan target pada PON XXII 2028. Selain prestasi di tingkat nasional, dua atlet jujitsu Kepri juga telah mengikuti sejumlah kejuaraan internasional di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.
Pengalaman bertanding di level internasional diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, dan daya saing atlet Kepri dalam menghadapi kompetisi yang lebih ketat.
KONI Kepri Siapkan Atlet Menuju PON 2028
KONI Kepri mulai mempersiapkan kontingen untuk menghadapi PON XXII 2028 yang akan berlangsung di NTB dan NTT. Jujitsu menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perolehan medali Kepri.
Melalui rangkaian kejuaraan, evaluasi hasil Porprov, dan persiapan menuju Pra PON 2027, pembinaan atlet diharapkan semakin terarah.
KONI Kepri berharap jujitsu tidak hanya mempertahankan prestasi yang telah diraih, tetapi juga mampu meningkatkan raihan medali pada ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.
“Kami berharap prestasi Kepri terus meningkat pada PON mendatang. Khusus jujitsu, mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali emas untuk Kepri,” tutup Usep. (*)
Editor : Putut Ariyo