Batampos - Kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang berdampak pada tarif tiket penerbangan dipastikan tidak membebani Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Karimun. Para jemaah tetap berangkat sesuai jadwal tanpa adanya tambahan biaya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Muliadi, menyampaikan, tidak ada kebijakan penambahan biaya bagi CJH, meskipun terjadi kenaikan harga avtur hingga kini.
“Dari informasi yang kami terima, tidak ada biaya tambahan yang dibebankan kepada CJH. Jika pun ada kenaikan akibat harga minyak, akan ditanggung oleh pemerintah melalui Kementerian terkait,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan, keberangkatan CJH Karimun tetap berjalan sesuai jadwal. Pada Selasa (21/4), jemaah dari luar Karimun dijadwalkan tiba. Di hari yang sama, barang bawaan seperti koper akan diperiksa oleh pihak Bea Cukai sebelum diberangkatkan ke Batam. Malam harinya, akan dilaksanakan doa bersama.
Baca Juga: Polisi Amankan 64 Pelaku Balap Liar di Dompak
Selanjutnya, pada Rabu (22/4/2026) pagi, sebanyak 121 CJH akan diberangkatkan menggunakan kapal menuju Pelabuhan Sekupang, Batam. Setibanya di Batam, jemaah akan menginap satu malam di Asrama Haji sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
“Pada Kamis (23/4/2026) pukul 07.05 WIB, para jemaah akan terbang menuju Madinah, Arab Saudi,” jelas Muliadi.
Pihak Kemenag juga mengimbau seluruh CJH untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Diharapkan, seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.
“Kami berharap seluruh jemaah dalam keadaan sehat, mulai dari keberangkatan hingga pulang ke Karimun, serta dapat menjalankan ibadah dengan baik di Tanah Suci,” tutupnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak