Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ikut Kebijakan Pusat, Pelindo Terapkan Sistim Non Tunai di Pelabuhan

Sandi Pramosinto • Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB
PARA penumpang dan pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Tanjungbalai 
Karimun kemarin. F Sandi Pramosinto/Batam Pos
PARA penumpang dan pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Tanjungbalai  Karimun kemarin. F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos - PT Pelindo Regional 1 Tanjungbalai Karimun akan menerapkan sistim pembayaran non tunai di pelabuhan domestik dan internasional Tanjungbalai Karimun. Khususnya,untuk pembelian pas pelabuhan.

"Selama ini mesin untuk mengeluarkan pass pelabuhan sudah digunakan. Hanya saja, sistimnya masih konvensional. Yakni, bayar dengan uang tunai. Penumpang yang akan berangkat menyerahkan tiket dan kemudian dimasukkan ke dalam sistim. Setelah data masuk, maka mesin akan mengeluarkan pas pelabuhan," ujar GM Pelindo Regional 1 Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama kepada Batam Pos, Senin (27/4/2026) kemarin.

Mulai 1 Mei 2026, lanjutnya, sistim pembelian pas pelabuhan dengan cara non tunai. Pihaknya 
sudah meneydiakan berbagai cara untuk pembayaran dengan cara non tunai. Seperti, 
menggunakan kartu ATM, qris, dan transfer. Mesin pas pelabuhan yang disediakan sudah memiliki fasilitas untuk metode pembayaran seperti itu.

Baca Juga: Simpang Kuda Seipanas Rawan, Pengendara Langgar Aturan Usai U-Turn Ditutup

" Meski demikian, kami tetap menempatkan petugas di lokasi mesin pembelian pass pelabuhan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, ada penumpang yang memang tidak memiliki ATM, tidak memiliki rekning dan tidak memiliki qris sebagai alat pembayar. Maka, petugas akan menggunakan kartunya untuk membantu penumpang membeli pas pelabuhan. Dan, nanti uangnya dibayar secara tunai kepada petugas," ujarnya.

Joni mengatakan, meski ada penumpang yang membayar tunai, semuanya akan tercatat di sistem administrasi.

Baca Juga: Tarif Rp200 Ribu, Jaringan Prostitusi Anak Beroperasi Tiga Bulan

Karena, pass pelabuhan yang dikeluarkan sudah tercatat dan setiap hari akan diperiksa oleh petugas. Selain itu, untuk yang membayar dengan kartu ATM atau transfer bank tidak dikenakan biaya tambahan.

Penerapan sistim non tunai untuk pass pelabuhan sebenarnya sudah direncanakan dua tahun 
lalu. Termasuk juga sesuai dengan arahan dari pusat." Salah satu tujuannya untuk mencegah 
terjdinya penyalahgunaan keuangan dan juga saat ini sudah era digitalisasi," tutupnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Pelabuhan Karimun