batampos – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Karimun mengikuti pembekalan intensif dari petugas haji Indonesia di Makkah, Minggu (24/5).
Pembekalan diberikan sebagai persiapan menghadapi rangkaian ibadah Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menjadi fase terpenting dalam pelaksanaan haji.
Ketua Rombongan JCH Karimun, Komaruddin, mengatakan manasik dan arahan teknis diberikan untuk memastikan seluruh jemaah memahami alur pergerakan serta tata cara pelaksanaan ibadah di tengah padatnya aktivitas jutaan jemaah dari berbagai negara.
Baca Juga: KKP dan YKAN Pantau 913 Penyu di Berau Menggunakan Drone
“Petugas haji Indonesia memberikan pembekalan secara intensif terkait pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Apalagi tahun ini ada sejumlah penyesuaian skema pelayanan yang harus dipahami jemaah,” ujarnya kepada Batam Pos.
Menurut dia, pembekalan tersebut sangat penting untuk membantu jemaah tetap tertib dan fokus menjalankan ibadah, terutama saat proses perpindahan menuju lokasi puncak haji yang dikenal sangat padat.
Rombongan JCH Karimun dijadwalkan mulai bergerak menuju Arafah pada Senin (25/5) sekitar pukul 10.00 waktu Arab Saudi. Seluruh persiapan teknis maupun perlengkapan ibadah disebut telah rampung.
“Alhamdulillah persiapan sudah selesai. Kami mohon doa masyarakat Karimun agar seluruh jemaah diberi kesehatan dan kelancaran saat menjalani puncak ibadah haji,” katanya.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2026, Penyeberangan di ASDP Tanjunguban Masih Normal
Terkait kondisi kesehatan jemaah, Komaruddin memastikan secara umum seluruh JCH Karimun dalam keadaan baik dan siap mengikuti rangkaian ibadah Armuzna.
“Secara umum semua jemaah sehat. Memang ada beberapa yang mengalami batuk ringan, tetapi kondisinya tetap stabil,” jelasnya.
Ia juga menyebut jemaah yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit kini sudah kembali ke hotel dan dapat kembali bergabung bersama rombongan.
“Jemaah yang sempat dirawat juga sudah kembali ke hotel. Jadi secara keseluruhan jemaah Karimun siap mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” tutupnya. (*)
Editor : M Tahang