Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Satgas MBG Karimun Ajukan Izin Operasional Dapur MBG 3T

Sandi Pramosinto • Jumat, 3 Juli 2026 | 19:00 WIB
Salah satu dapur MBG di Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun tidak ada aktivitas disebabkan anak sekolah libur. F Sandi Pramosinto/Batam Pos
Salah satu dapur MBG di Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun tidak ada aktivitas disebabkan anak sekolah libur. F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Karimun mengirimkan surat resmi kepada Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru untuk mempercepat penerbitan izin operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ketua Harian Satgas MBG Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, mengatakan seluruh pembangunan dapur MBG di kawasan 3T telah rampung. Namun, operasionalnya belum dapat dimulai karena masih menunggu izin resmi.

“Kami telah mengirimkan surat ke KPPG Pekanbaru yang membawahi wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat. Harapannya, izin operasional segera diterbitkan sehingga dapur MBG di wilayah 3T bisa mulai melayani penerima manfaat saat tahun ajaran baru dimulai,” kata Sukrianto, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Gagal Menyalip, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mobil di Jalur Trans Barelang

Menurutnya, pengajuan operasional dapur MBG di wilayah 3T Kecamatan Sugie Besar juga telah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Karimun kini hanya menunggu terbitnya izin operasional. Apalagi, jumlah penerima manfaat MBG di wilayah tersebut tidak mencapai seribu orang sehingga diharapkan proses aktivasi dapat dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Karimun, Anas Fitrawanda, membenarkan Satgas MBG telah mengajukan permohonan izin operasional dapur MBG di kawasan 3T.

Baca Juga: Satu Bulan WFH, Pemprov Kepri Pastikan Tak Ada ASN yang Bolos

“Untuk bisa beroperasi memang harus menunggu izin resmi. Setelah izin diterbitkan, dapur baru dapat mulai melayani distribusi MBG,” ujarnya.

Anas menambahkan, distribusi program MBG saat ini memang dihentikan sementara karena sekolah masih memasuki masa libur. Penyaluran makanan bergizi akan kembali dilaksanakan bersamaan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar.

Terkait rencana distribusi MBG bagi siswa SMA, Anas mengaku pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Informasi yang kami terima sementara, distribusi MBG untuk pelajar SMA kemungkinan belum dilaksanakan. Namun, kami masih menunggu surat resmi sebagai dasar pelaksanaannya,” katanya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#mbg karimun #Mbg