Batampos - Dua remaja laki-laki, Mr,15, dan Mra,16, hilang arah hingga tertidur di Gunung Jantan, Karimun berhasil diselamatkan Tim SAR, Jumat (10/7/2026) dini hari.
Kejadian ini berawal saat kedua remaja itu mendaki Gunung Jantan, Kamis (9/7/2026) sore. Diduga kelelahan, keduanya sempat berhenti untuk istirahat dan tertidur di tengah perjalanan. Dan baru terbangun saat hari telah gelap.
Dalam kondisi panik dan kehilangan arah, mereka sempat menghubungi layanan darurat 110 Polres Karimun sebelum akhirnya kehilangan kontak karena baterai ponsel yang habis.
Kanit Reskrim Polsek Tebing, Ipda Kennedi, menjelaskan bahwa pihaknya segera merespons laporan masuk ke SPKT Polsek Tebing setelah menerima informasi dari layanan 110.
Baca Juga: Lima Kamar Kos di Ruko di Tanjungpinang Terbakar
''Benar, kami menerima laporan ada dua remaja laki-laki yang mendaki Gunung Jantan siang tadi. Mereka tertidur dan saat bangun hari sudah maam. Sehingga, hal ini menyebabkan keduanya tidak bisa turun disebab kondisi medan yang gelap,'' ujarnya.
Setelah menerima informasi tersebut, tambahnya, dia berkoordinasi dengan unsur bantuan terkait untuk melakukan SAR. Dan, dengan melibatkan warga setempat langsung bergerak melakukan upaya pencarian awal.
Sementara itu, Tim Rescue Pos SAR Tanjungbalai Karimun dikirim ke lokasi pada pukul 22.33 WIB untuk melakukan pencarian intensif. Menggunakan teknologi Drone Thermal yang berguna mendeteksi suhu tubuh di tengah kegelapan hutan.
Baca Juga: Jerman Kecam Upaya Aneksasi Tepi Barat, Desak Israel Hentikan Kekerasan Pemukim
''Tim gabungan menyisir jalur pendakian hingga akhirnya membuahkan hasil. Kedua remaja laki-laki tersebut berhasil ditemukan dengan kondisi selamat,'' jelas
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli.
Dikatakannya, kedua korban ditemukan hanya berselang beberapa jam setelah operasi pencarian dimulai. Kerja keras tim yang solid membuahkan hasil cepat. Pada Jumat dini hari pukul 00.40 WIB, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada jarak sekitar 50 meter dari Pos 1 pendakian,.
''Tindakan selanjutnya, tim SAR segera mengevakuasi evakuasi ke Posko SAR untuk diserahterimakan dengan aman kepada pihak keluarga. Dalam hal ini kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut. Sinergi yang luar biasa dari unsur gabungan yang terlibat, mulai dari Polres Karimun, BPBD, Tagana, perangkat desa, hingga masyarakat setempat,'' pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak