Penerima Bantuan Beras Bapanas Bertambah 4 Ribu

Sandi Pramosinto • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 22:01 WIB
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra sedang melakukan uji mutu dan pemeriksaan beras sebelum dibagikan ke penerima bantuan.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra sedang melakukan uji mutu dan pemeriksaan beras sebelum dibagikan ke penerima bantuan.

batampos – Penerima bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kabupaten Karimun bertambah sekitar 4 ribu penerima dibandingkan periode sebelumnya. Untuk penyaluran periode Juli-September 2026, jumlah penerima mencapai 26.372 keluarga.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram beras untuk tiga bulan penyaluran.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, saat dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (4/9), membenarkan penyaluran bantuan beras Bapanas telah berlangsung selama beberapa hari.

"Untuk jumlah penerima memang bertambah dari 22 ribu lebih pada penyaluran periode sebelumnya menjadi 26.372 penerima untuk periode sekarang," ujarnya.

Sukrianto menjelaskan, sesuai aturan yang berlaku, data penerima bantuan Bapanas bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima yang menjadi sasaran bantuan berada pada desil 1 hingga 4.

Desil 1 merupakan kategori sangat miskin, desil 2 kategori miskin, desil 3 kategori hampir miskin, dan desil 4 kategori rentan miskin.

Namun, ia mengakui masih ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan tersebut. Pihaknya menerima sejumlah laporan dari RT, warga, maupun pemerintah desa terkait masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan, tetapi belum masuk dalam daftar penerima.

"Dan memang terkait dengan bantuan Bapanas ini masih ada yang belum menerima. Artinya, saya banyak menerima laporan dari RT dan warga serta pihak desa ada warganya yang miskin tapi tidak mendapatkan bantuan," jelasnya.

Menurut Sukrianto, data penerima yang digunakan Bapanas kemudian diserahkan kepada Perum Bulog untuk proses penyaluran. Ada kemungkinan data tersebut merupakan data yang dihimpun jauh sebelum pelaksanaan penyaluran pada periode sekarang.

"Sehingga, jika ada warga miskin yang belum menerima bantuan Bapanas bisa saja terjadi. Apalagi, setelah kami melakukan koordinasi dengan dinas terkait, update terbaru jumlah penerima bantuan Bapanas yang masuk dalam desil 1 sampai 4 itu 29 ribu lebih. Sehingga, wajar jika masih ada yang belum mendapatkan bantuan tersebut," terangnya.

Karena itu, Sukrianto meminta masyarakat lebih proaktif memperbarui data melalui kelurahan maupun desa. Ia juga telah menyampaikan kepada RT dan RW agar warga yang merasa berhak menerima bantuan dapat melaporkan kondisi dan status sosial ekonominya.

Sebab, data yang disampaikan kepada pemerintah pusat berasal dari hasil input dan pembaruan data di tingkat kelurahan dan desa.

Sementara itu, progres penyaluran bantuan beras Bapanas di 14 kecamatan di Kabupaten Karimun hingga Jumat (4/9) telah mencapai 74 persen.

"Penyaluran beras Bapanas sampai dengan saat ini untuk 14 kecamatan di Kabupaten Karimun sudah mencapai 74 persen. Jumlah total beras yang akan disalurkan untuk 26.372 penerima sebanyak 791.160 kilogram beras," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Batam Pos, Kecamatan Meral menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni 3.577 penerima. Berikutnya Kecamatan Kundur sebanyak 3.174 penerima.

Kemudian Kecamatan Kundur Barat sebanyak 2.936 penerima, Karimun 2.576 penerima, Tebing 2.133 penerima, Meral Barat 1.917 penerima, Buru 1.812 penerima, Moro 1.755 penerima, Belat 1.491 penerima, Sugie Besar 1.447 penerima, Kundur Utara 1.226 penerima, Durai 977 penerima, Selat Gelam 732 penerima, dan Ungar 655 penerima. (*)

Editor : Jamil Qasim
Beras Bapanas 4 ribu penerima