batampos- Perpustakaan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang menjadi salah satu fasilitas favorit. Perpustakaan ini menjadi sarana edukatif yang bermanfaat bagi warna binaan.
Dengan koleksi puluhan judul buku, perpustakaan ini menyediakan berbagai jenis bacaan, mulai dari novel, buku agama, hingga literatur motivasI.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Adittya Pratama, mengatakan perpustakaan ini merupakan salah satu upaya Rutan Tanjungpinang untuk memberikan sarana rekreasi edukatif yang bermanfaat bagi warga binaan.
Warga binaan yang rutin mengunjungi perpustakaan sangat antusias karena adanya perpustakaan sebagai sarana menambah ilmu pengetahuan. Selain itu, perpustakaan ini membantu warga binaan merasa lebih tenang dan tetap terhubung dengan dunia luar melalui bacaan.
Perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang diskusi bagi warga binaan yang ingin berbagi wawasan dan pengalaman.
Dengan semakin tingginya minat warga binaan terhadap perpustakaan, diharapkan fasilitas ini dapat terus dikembangkan, baik dari segi koleksi buku maupun pelayanan lainnya.
"Melalui perpustakaan ini, kami berharap warga binaan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan positif sekaligus memperluas wawasan mereka," kata Adittya, Sabtu (4/1).
Sementara itu, Kepala Rutan Tanjungpinang, Yan Patmos, mengatakan bahwa pembinaan literasi adalah salah satu fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas hidup warga binaan.
"Kami percaya bahwa literasi adalah fondasi penting untuk membantu warga binaan membangun kehidupan yang lebih baik. Dengan membaca, mereka bisa mendapatkan inspirasi, pengetahuan, dan harapan baru," tegas Yan.
Melihat antusiasme yang tinggi, pihak Rutan berencana menambah jam operasional perpustakaan dan menyediakan program pendampingan membaca bagi mereka yang belum mahir membaca.
Keberadaan perpustakaan di Rutan Tanjungpinang tidak hanya menjadi bukti nyata komitmen pembinaan, tetapi juga menunjukkan bahwa di balik tembok tinggi rutan, ada semangat untuk berubah dan belajar.
"Dengan terus mengembangkan fasilitas ini, diharapkan perpustakaan dapat menjadi tempat yang memberikan harapan baru bagi setiap warga binaan," jelas Yan. (*)
Editor : Tunggul Manurung