batampos- Pelaku balap liar yang diamankan sepanjang operasi zebra seligi 2025 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau didominasi oleh pelajar SMA/SMK dan SMP sederajat.
Setidaknya terdapat 71 pelaku dan kendaraan yang diamankan usai terlibat aksi balap. Puluhan sepeda motor tersebut masih ditanam di Polresta Tanjungpinang.
Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara mengatakan pihaknya memastikan pengawasan terus dilakukan melalui kegiatan patroli intensif.
"Ada 71 motor yang diamankan, dua titik utama yang terdeteksi sebagai lokasi balap liar di Dompak dan Senggarang," kata Arbi, Rabu (3/12).
Ia menjelaskan, pelaku bakal liar harus mengikuti prosedur jika ingin mengambil sepeda motor yang diamankan tersebut, dengan mengikuti sidang tilang di Pengadilan Negeri (PN).
Setelah membayar denda tilang yang diputuskan pengadilan, pemilik dapat mengambil kendaraan dengan syarat melengkapi kembali kendaraannya.
"Kendaraan bisa diambil setelah dipenuhi syarat-syaratnya. Seperti mengganti knalpot brong dengan yang standard," tambahnya.
Menurutnya, Satlantas Polresta telah mendatangi sekolah untuk memberikan edukasi secara intens. Selain itu, peran aktif dari orang tua dan pihak sekolah juga dibutuhkan untuk mengawasi para anak atau pelajar mereka.
"Kita juga membutuhkan peran orang tua dan guru dalam memberikan pengawasan," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung