Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Update Sembako di Tanjungpinang: Harga Cabai Turun, MinyaKita Masih Kosong

Mohamad Ismail • Senin, 12 Januari 2026 | 16:45 WIB

PEDAGANG cabai di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Senin (12/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
PEDAGANG cabai di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Senin (12/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

Batampos - Harga cabai di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mulai mengalami penurunan sejak pekan lalu. Namun, harga komoditas tersebut masih terbilang tinggi.

Pantauan Batam Pos di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Senin (12/1/2026) pagi tadi, harga cabai merah dijual Rp58 ribu, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogramnya.

Kemudian harga cabai rawit jawa yang sebelumnya sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram, kini menjadi Rp55 ribu. Bawang Jawa yang sebelumnya Rp48 ribu per kilogram, kini menjadi Rp40 ribu.

"Untuk sayur wortel saat ini masih tinggi, harganya Rp24 ribu per kilogram. Sebelumnya cuma Rp18 ribu. Memang kondisi stoknya masih sedikit," kata Lauren, pedagang Pasar Bintan Center.

Ia menambahkan, turunnya harga sejumlah komoditas tersebut disebabkan pendistribusian bahan pokok yang mulai lancar. Terlebih, komoditas cabai yang didatangkan itu kebanyakan berasal dari Jawa.

Sementara minyak goreng merek MinyaKita masih terpantau kosong di Tanjungpinang. Kondisi kelangkaan minyak murah tersebut sudah terjadi sejak dua pekan yang lalu.

"Minyakita masih kosong. Belum ada kabar kapan dikirim ke toko-toko," ujar Ahong, pemilik toko sembako di Jalan Bintan Center.

Menanggapi hal itu, Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq menyampaikan bahwa pihaknya memperoleh alokasi kuota sebesar 35 persen dari produsen minyak goreng nasional. Namun, saat ini paskokan minyakita memang belum tiba di Tanjungpinang.

"Sekitar tanggal 20 sudah tiba di Tanjungpinang dengan kuota awal sebanyak 100 ribu liter," sebutnya.

Untuk ke depannya, kata dia kuota sebanyak 100 ribu liter Minyak Kita akan didatangkan secara rutin setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

“Kami upayakan pasokan ini berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#tanjungpinang #harga cabai #MinyaKita #sembako