Batampos - Sebanyak 75 ribu dus minyak goreng murah, Minyakita tiba di Tanjungpinang. Dengan masuknya ini, maka dipastikan stok kebutuhan minyak goreng di Tanjungpinang aman. Sebelumnya terjadi kekosongan.
Asosiasi Distributor Bahan Pokok (Adibapok) Tanjungpinang mengatakan, sebanyak 75.000 dus minyakita ini, yang dikirim dari Medan dan Dumai. Sehingga, kondisi stok tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan warga saat jelang, maupun sesudah Idul Fitri 2026.
"Kebutuhan minyakita dipastikan aman, karena sudah ada 75.000 dua yang dikirim dari Medan, Dumai dan dibantu Bulog," kata Ketua Adibapok Tanjungpinang-Bintan, M. Sadmi Al Qayum, Minggu (15/3/2026) kemarin.
Saat ini, harga eceran tertinggi minyakita masih senilai Rp15.700 per liter. Sehingga, para pedagang diharapkan tidak nekat, menjual minyak goreng murah tersebut dengan harga tinggi.
Selain minyak goreng, ia menyampaikan bahwa kondisi stok beras di Tanjungpinang juga dalam kondisi aman, yakni ada sebanyak 200 hingga 300 ton, dengan Het Rp15.200 per kilogram.
Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan harga di atas ketentuan tersebut untuk segera ditindaklanjuti secara tegas.
"Tentu kita harus awasi juga, apalagi harga minyak goreng Minyakita sudah ditetapkan oleh pemerintah," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak