Batampos - Warga Kelurahan Sei Jang Kota di Tanjungpinang mendapatkan bantuan air bersih gratis, usai terdampak kemarau berkepanjangan sejak Febuari lalu.
Suryana, 42, warga Kelurahan Sei Jang mengaku sangat menanti adanya bantuan air bersih seperti ini di situasi sekarang. Selama kekeringan, warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan minum, sementara untuk mandi dan mencuci terkadang harus meminta air dari masjid.
“Kalau air minum kami beli, tapi untuk mandi kadang minta ke masjid," kata Suryana, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Tak Ada Ahli Gizi, Distribusi MBG dari SPPG Seri Kuala Lobam Ditunda
Selama musim kemarau, ia mengaku hanya menerima bantuan air bersih dari Pemerintah sebanyak dua kali saja. Sementara air bersih yang diterima itu, hanya mampu memenuhi kebutuhan selama dua hingga tiga hari saja.
Sehingga, ia berharap bantuan air bersih dapat terus dilakukan, hingga musim kemarau berlalu. Terlebih, saat ini masih banyak sumur warga yang masih kering,.
"Mudah-mudahan bisa dapat lagi meski harus menunggu dua sampai tiga hari. Kami juga berharap segera turun hujan lagi," sebutnya.
Sementara itu, staf Kelurahan Sei Jang, Nurfaizin menyebut penyaluran air dilakukan sebagai bentuk inisiatif pihak kelurahan setelah menerima laporan dari masyarakat di sejumlah titik yang terdampak kekeringan.
Dalam satu kali penyaluran, pihak kelurahan mendistribusikan sekitar 1.000 liter air bersih menggunakan mobil tangki.
"Masyarakat tinggal menyediakan drum di dekat mobil atau di rumah, nanti kami yang menyalurkan," sebutnya.
Sejauh ini, penyaluran air bersih telah menjangkau banyak kepala keluarga (KK). Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya lima drum air dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter telah didistribusikan. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak