Batampos - Satu unit rumah rusak dan roboh setelah diterjang angin kencang di pesisir Pulau Penyengat,Jumat (1/5/2026). Rumah berbahan kayu tersebut langsung ambruk ke laut.
Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, saat wilayah ibu kota provinsi tersebut mengalami hujan deras dan angin kencang.
Ia menjelaskan, ambruknya rumah milik warga Penyengat itu diduga disebabkan diterjang angin kencang, ditambah kondisi konstruksi kayu bangunan itu telah lapuk.
Baca Juga: Peringatan May Day, Ribuan Buruh Dapat Paket Sembako dari Istana Kepresidenan RI
"Setelah menerima laporan petugas BPBD langsung ke lokasi. Kondisi rumah yang ambruk itu memang sudah lapuk," kata Yamin.
Menurutnya, rumah tersebut dihuni oleh satu orang. Namun, saat kejadian pemilik tidak berada di dalam rumah, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, kata dia Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tanjungpinang akan menyalurkan bantuan kepada pemilik. "Kita akan salurkan bantuan kepada korban bersama lurah setempat,” pungkasnya.
Dari informasi yang dihimpun, rumah tersebut memang sudah dalam kondisi kurang layak dan sempat mendapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dalam video yang disebar warga, tampak sejumlah orang berada di laut untuk mengecek kondisi rumah yang ambruk tersebut.(*)
Editor : Chahaya Simanjuntak