Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Polisi Pastikan Teror Pocong di Tanjungpinang Hoax, Siapa Penyebarnya?

Mohamad Ismail • Selasa, 9 Juni 2026 | 20:45 WIB
Tangkapan layar menyerupai pocong bersenjata tajam. f. istimewa
Tangkapan layar menyerupai pocong bersenjata tajam. f. istimewa

Batampos - Warga Jalan Batu Naga, Kota Tanjungpinang, Kepri sempat digegerkan dengan teror pocong modus kejahatan. Namun, polisi telah memastikan isu pocong jadi-jadian itu tidak benar alias hoax.

Kepala Bagian Operasional Polresta Tanjungpinang, AKP Iwan Nopriawan mengatakan pihaknya telah menerima informasi, terkait adanya isu pocong modus kejahatan yang bikin resah warga, terutama di Jalan Batu Naga.

Setelah diselidiki oleh polisi, isu pocong tersebut merupakan informasi hoax yang disebar oleh pengguna media sosial, yang kemudian diserap mentah-mentah oleh masyarakat.

Baca Juga: Karyawan Treasure Bay Lagoi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

"Tim dari Satintel sudah turun dan kita pastikan hoax. Jadi masyarakat tidak perlu lagi khawatir," kata Iwan, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, informasi hoax tersebut disebarkan oleh anak berusia 13 tahun. Anak tersebut tersebut sudah dilakukan pembinaan, agar tidak lagi menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Ia juga meminta kepada masyarakat Tanjungpinang untuk ikut menjaga ketentraman, dengan tidak menyebarkan informasi bohong. Terlebih, saat ini pelaku hoax dapat dengan mudah membuat informasi hoax menggunakan AI.

Baca Juga: Parkir Pelabuhan Bulang Linggi Bintan Terbatas, Dishub: Sudah Difasilitasi Parkir Bus Wisata

"Apalagi ini zaman digital, dan bisa membuat foto bohong dengan AI. Akan terus kita tindaklanjuti atas informasi-informasi seperti ini," tambahnya.

Sementara itu, Fajar, warga Jalan Batu Naga mengakui informasi tersebut memang membuat para warga khawatir. Terlebih, saat ini isu pocong digunakan oleh pelaku kejahatan di beberapa daerah.

"Kemarin sempat begadang karena khawatir. Informasinya itu disebar di facebook dan WhatsApp group," pungkasnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#teror pocong #kabar hoax