Batampos - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menyiapkan rencana daya tampung (RDT) sebanyak 6.888 murid, dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP tahun 2026.
Dari kuota SPMB tersebut, 3.400 murid untuk 106 rombel merupakan RDT jenjang SD dan 3.388 murid untuk 86 rombel merupakan jenjang SMP. Proses pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi telah dibuka sejak kemarin.
"Untuk jenjang SD, kuota jalur afirmasi 15 persen. Sementara SMP, jalur afirmasi 20 persen dan prestasi 26 persen," kata Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Sepekan MBG Dihentikan, Orangtua dan Para Siswa di Pesisir Tambelan Terdampak
Ia menjelaskan, saat ini proses SPMB jalur afirmasi dan prestasi untuk 50 SD dan 15 SMP di Kota Tanjungpinang masih terus berlangsung. Sejauh ini, telah ada 282 calon murid SD dan 1.337 murid SMP yang mendaftar di dua jalur tersebut.
"Pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi selesai hari ini. Sementara sistem domisili dibuka pada 29-30 Juni mendatang," tambahnya.
Sejak dibukanya SPMB SD dan SMp tersebut, kata dia banyak orangtua yang mendatangi posko pengaduan yang berada di Kantor Disdik Tanjungpinang. Mereka datang karena mengalami kesalahan saat mengisi data, maupun saat mengupload berkas-berkas.
Baca Juga: Garap Musik Baru, Lisa Ungkap Kedekatan Spesial dengan Rosé BLACKPINK
Disdik Tanjungpinang menyebut telah mengantisipasi agar semua murid lulusan SD dapat tertampung di SMP Negeri. Antisipasi itu dilakukan dengan menambah jumlah kuota RDT.
Terlebih, kata dia sebanyak kurang lebih 700 murid, dari 3.500 murid lulusan SD di Tanjungpinang telah mendaftarkan diri di sekolah swasta. Sehingga, RDT SMP dinilai melebihi dari lulusan SD.
"Untuk tahun ini kuota kita mencukupi, baik SD maupun SMP," pungkasnya.(*)
Editor : Chahaya Simanjuntak