Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dirut BUMD Tanjungpinang Nyaris Baku Hantam dengan Pedagang, Kenapa?

Mohamad Ismail • Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB
Dirut BUMD Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro mengenakan kemeja hitam dan bertopi saat adu mulut dengan pedagang Gurindam 12 Tanjungpinang. F. Warga untuk Batam Pos
Dirut BUMD Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro mengenakan kemeja hitam dan bertopi saat adu mulut dengan pedagang Gurindam 12 Tanjungpinang. F. Warga untuk Batam Pos

Batampos - Proses relokasi pedagang UMKM Gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau sempat diwarnai dengan kericuhan. Kericuhan itu melibatkan seorang pedagang dan Dirut BUMD Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro.

Video kericuhan itu viral di media sosial. Dalam video tersebut, Dirut PT. Tanjungpinang Makmur Bersama tersebut sempat terlibat cekcok mulut dengan seorang pedagang, sebelum akhirnya aksi dorong-mendorong pun terjadi.

Guntoro yang mengenakan kemeja hitam dan bertopi tersebut terlihat mendorong pedagang hingga terjatuh. Suara tangisan anak di lokasi kejadian juga tidak luput dari rekaman tersebut.

Baca Juga: MBG Kabupaten Natuna Kepri Kekurangan SDM, Khususnya Pengawas Gizi 

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan pihaknya telah mencari informasi atas kejadian tersebut. Menurutnya, keributan itu dipicu oleh pedagang yang menempati posisi lapak relokasi, diluar kesepakatan sebelumnya.

”Pada saat relokasi, pedagang (terlibat) mengambil titik tempat lain sehingga, ada pedagang lain yang tidak dapat tempat," sebut Sekda.

Menurut Zulhidayat, pihak BUMD telah mengingatkan agar pedagang menempati lapak sesuai hasil undian demi menjaga keadilan bagi seluruh pelaku UMKM.

Namun, pedagang yang terlibat keributan itu keberatan. Ia mengaku telah meminta kepada Direktur BUMD untuk mengedepankan kesabaran, dalam menghadapi dinamika dilapangan.

Baca Juga: Balenciaga Hadirkan Spring Coolers Dispenser, Perpaduan Dispenser Air dan Seni Kontemporer

"Saya sudah mengingatkan Pak Direktur, bagaimanapun dinamika di lapangan harus tetap mengedepankan kesabaran dan menggunakan cara yang humanis,” sebutnya.

Selain itu, Zulhidayat menyampaikan bahwa yang bersangkutan juga sempat ingin menguasai tiga hingga empat lapak. Hal itu, kata dia tidak dapat dibenarka.

“Kita semua sama-sama mencari rezeki, sehingga kami mendorong agar seluruh pedagang menempati lapak sesuai hasil undian,” tuturnya.

Sementara itu, Dirut BUMD Tanjungpinang, Windrasto Dwi Guntoro enggan berkomentar saat dilakukan upaya konfirmasi. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#dirut bumd tanjungpinang #berantem #relokasi pasar gurindam #kericuhan #gurindam 12