batampos – Pulau Penyengat, destinasi wisata religi, budaya, dan sejarah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kini tampil lebih semarak pada malam hari setelah dipasang lampu hias berwarna putih di sepanjang jalan utama pulau.
Penerangan baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik Pulau Penyengat sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau.
"Sekarang lebih cantik dan terang. Jalan dari pelabuhan menuju Balai Adat terasa nyaman dilalui malam hari," ujar Aldi, salah seorang pengunjung Pulau Penyengat, Selasa (28/7).
Menurutnya, penataan lampu membuat kawasan bersejarah itu memiliki wajah baru sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Pulau Penyengat pada siang hari, tetapi juga pada malam hari.
Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kepulauan Riau sekaligus Staf Khusus Gubernur Kepri, Sarafuddin Aluan, mengatakan pemasangan lampu dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata Tanjungpinang, khususnya Pulau Penyengat yang semakin banyak dikunjungi wisatawan.
Baca Juga: Polibatam Hadirkan Dashboard Digital untuk Muhammadiyah Batam
Ia menjelaskan, biaya pemasangan lampu hias tersebut berasal dari dana pribadi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
"Ini merupakan sumbangan dari Gubernur untuk mendukung penerangan jalan di Pulau Penyengat," kata Sarafuddin.
Menurutnya, peningkatan fasilitas penerangan menjadi kebutuhan mengingat banyak wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia, serta wisatawan domestik yang berkunjung hingga malam hari.
Lampu hias dipasang di sepanjang jalur utama Pulau Penyengat, mulai dari Pelabuhan Penyengat hingga kawasan Balai Adat, sehingga akses pejalan kaki menjadi lebih terang dan nyaman.
Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengalaman wisata malam, tetapi juga memperkuat citra Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan religi yang layak dikunjungi sepanjang hari. (*)
Editor : Putut Ariyo