Tong dan Bau Sampah di Pelantar II, Ganggu Wisatawan

Mohamad Ismail • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:10 WIB
Wisatawan melintas di tong sampah Pelantar II Tanjungpinang, Minggu (9/8). F. Mohammad Ismail/Batam Pos
Wisatawan melintas di tong sampah Pelantar II Tanjungpinang, Minggu (9/8). F. Mohammad Ismail/Batam Pos

 
batampos - Bau menyengat dari tong sampah di pinggir Jalan Pelantar II, Tanjungpinang, dikeluhkan pedagang. Lokasi tong yang berada dekat pertokoan dan jalur pejalan kaki dinilai mengganggu aktivitas perdagangan, bahkan dikhawatirkan mengurangi kenyamanan wisatawan yang melintas.

Pantauan Batam Pos, Minggu (9/8), tiga tong sampah berwarna hijau terlihat berada tepat di dekat akses sejumlah toko. Lokasinya juga berada di jalur yang kerap dilalui kendaraan maupun pejalan kaki, termasuk wisatawan mancanegara yang datang untuk mencari oleh-oleh.

Tak hanya menimbulkan bau, kondisi di sekitar tong juga terlihat kurang bersih. Sejumlah sampah, terutama plastik dan material bekas, berserakan di bagian bawah tong.

Aris, salah seorang pedagang di kawasan tersebut, mengatakan bau paling menyengat muncul ketika sampah basah, seperti sisa ikan, dibuang ke dalam tong.

“Wisatawan juga banyak yang lewat situ. Harusnya jangan diletakkan di situ. Di Jalan Lingkar Ujung bagusnya,” kata Aris, Minggu (9/8).

Menurutnya, bau sampah cukup mengganggu aktivitas pedagang yang setiap hari berada di sekitar lokasi. Sampah basah yang bercampur dengan sampah lainnya membuat aroma tidak sedap semakin kuat.

“Baunya kacau. Karena sampah basah seperti ikan dan lainnya dibuang di situ. Kami pun di toko seperti mau pingsan,” sebutnya.

Baca Juga: Video Ibu Banting Balita Viral, Polisi Periksa Ibu 20 Tahun di Tanjungpinang

Ia berharap pemerintah mempertimbangkan kembali lokasi penempatan tong sampah tersebut. Menurutnya, keberadaan tong di depan toko membuat pembeli maupun wisatawan kurang nyaman ketika berada di kawasan tersebut.

Selain persoalan bau, pedagang juga meminta penempatan sarana pembuangan sampah memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan karena Jalan Pelantar II merupakan salah satu kawasan yang dilintasi wisatawan.

“Karena sangat dekat dengan toko-toko di sini. Orang belanja jadi tidak nyaman,” pungkasnya.

Pedagang berharap tong sampah dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai sehingga fungsi kebersihan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas perdagangan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Editor : Yofi Yuhendri
sampah jalan pelantar II bau tanjungpinang wisatawan