Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem dan Gangguan Pasokan Picu Lonjakan Harga Pangan di Batam

A
Penulis: Arjuna❯

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Batampos -  Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan, lonjakan harga pangan yang terjadi saat ini tidak hanya disebabkan faktor musiman, tetapi juga dipicu oleh gangguan rantai pasok dan cuaca ekstrem di sejumlah daerah pemasok utama.


Advertisement

Batam diketahui sangat bergantung pada pasokan cabai, sayur-mayur, telur, dan daging ayam dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Lombok. Namun, sejumlah wilayah tersebut tengah terdampak bencana alam, sehingga distribusi pangan ke Batam tidak berjalan optimal.

“Sumatera Barat dan Sumatera Utara adalah pemasok penting kita, begitu juga Lombok untuk cabai. Ketika daerah-daerah ini terdampak bencana, otomatis pasokan ke Batam ikut terganggu,” kata Amsakar.

Advertisement

Selain gangguan distribusi, cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan tinggi dan angin kencang sejak Desember turut memengaruhi produksi dan distribusi pangan, termasuk sektor perikanan akibat gelombang laut yang meninggi.

Amsakar menyebutkan, berdasarkan hasil rapat bersama BMKG, potensi gelombang tinggi masih akan terjadi dalam periode ini. Meski Batam relatif lebih aman dibandingkan daerah lain, dampaknya tetap terasa terhadap pasokan ikan dan kelancaran distribusi barang.

Advertisement

“Cuaca memang sedang tidak bersahabat. Curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang laut naik. Ini sangat berpengaruh terhadap pasokan ikan dan distribusi barang,” ujarnya.

Untuk menekan dampak kenaikan harga, Pemerintah Kota Batam telah melakukan sejumlah langkah intervensi, antara lain menggelar bazar sembako murah serta melibatkan distributor dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

“Upaya sudah kita lakukan, termasuk bazar dengan potongan harga dan keterlibatan distributor. Ini cukup membantu masyarakat, meski menjaga harga tetap stabil dalam kondisi distribusi terganggu bukan hal yang mudah,” pungkasnya. (*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pak Wali, Harga Cabai Batam Tembus Rp95 Ribu per Kg

Pak Wali, Harga Cabai Batam Tembus Rp95 Ribu per Kg

Harga cabai merah di Pasar Fanindo Batam tembus Rp95 ribu per kg. Kenaikan bahan pangan terjadi di tengah inflasi Batam 3,61 persen.

Inflasi Batam 3,61 Persen, Harga Pangan hingga Ongkos Transportasi Makin Membebani Warga

Inflasi Batam 3,61 Persen, Harga Pangan hingga Ongkos Transportasi Makin Membebani Warga

Inflasi Batam mencapai 3,61 persen pada Oktober 2026. Harga pangan, bensin, transportasi, dan makanan jadi ikut menekan pengeluaran warga.

    Harga Cabai Merah di Batam Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah di Batam Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Harga kebutuhan dapur di Batam kembali naik. Cabai merah di Pasar Victoria mencapai Rp100 ribu per kilogram

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer