Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atasi Sampah Menumpuk, TPS Baru Batuaji Mulai Beroperasi

Y
Penulis: Yofie Yuhendri❯
Ilustrasi: Pemandangan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Marina City, Kecamatan Batuaji, Senin (29/12). F. Dok. Batam Pos
Ilustrasi: Pemandangan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Marina City, Kecamatan Batuaji, Senin (29/12). F. Dok. Batam Pos

batampos – Tempat penampungan sampah sementara (TPS) baru di Jalan Diponegoro, Batuaji, resmi mulai digunakan. TPS yang berada di seberang TPU Sei Temiang tersebut disiapkan sebagai solusi untuk mengatasi tumpukan sampah dan menjamurnya TPS liar di kawasan Batuaji.


Advertisement

Camat Batuaji, Addi Harnus, mengatakan TPS tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat. Saat ini hanya tersisa penyempurnaan minor seperti pemasangan pagar.

“TPS baru ini sudah bisa digunakan. Kemarin tahap penyelesaian, seperti pemasangan pagar,” ujar Addi, Jumat (23/1).

Ia menjelaskan, pembukaan TPS ini juga menjadi bagian dari upaya penertiban TPS liar yang masih banyak ditemukan, khususnya di wilayah Tanjung Uncang.

Advertisement

“Di Tanjung Uncang masih kita temukan TPS liar, terutama di pinggir jalan dan dekat permukiman. Ini yang akan kita atasi secara bertahap,” katanya.

Menurut Addi, persoalan sampah di Batuaji sudah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian serius pemerintah kota. Bahkan, Tim Task Force bentukan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya telah mengangkut ratusan ton sampah dari sejumlah TPS liar di wilayah tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan karena dampaknya bisa memicu banjir dan masalah kesehatan,” ujarnya.

Advertisement

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah masih kerap terlihat di TPS Jalan Marina City, tepatnya di sekitar Simpang Jupiter. Di sisi kiri dan kanan jalan, sampah menumpuk disertai lalat dan aroma menyengat yang tercium hingga puluhan meter.

Jeri, warga Perumahan Jupiter, mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, bau sampah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga, terlebih lokasi TPS berada di jalan utama menuju kawasan perumahan.

“Seharusnya TPS dipindahkan ke lahan yang jauh dari jalan utama. Setiap hari kami harus mencium bau sampah saat melintas,” katanya.

Dengan mulai beroperasinya TPS baru di Jalan Diponegoro, pemerintah kecamatan berharap persoalan tumpukan sampah di Batuaji dapat berangsur teratasi, sekaligus menekan keberadaan TPS liar di wilayah tersebut. (*)

Advertisement
Editor : M Tahang

Artikel Terkait

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

Sebanyak 200 taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam mendaki Gunung Bintan sambil memungut sampah dalam kegiatan pendidikan karakter dan peringatan S

Danantara Targetkan 16 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Ditenderkan pada 2026

Danantara Targetkan 16 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Ditenderkan pada 2026

Danantara akan membuka tender empat proyek PSEL di Jakarta dan Tangerang dalam dua pekan. Sebanyak 15 hingga 16 proyek ditargetkan ditenderk

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Rencana Pemko Batam memperketat penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan mendapat dukungan warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer