Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Prabowo Tekankan Kota Bersih dan Tertata, Ini Penjelasan Wali Kota Batam

M
Penulis: Muhammad Syaban❯
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penataan kota dan pembangunan nasional usai mengikuti rapat kerja nasional (rakernas). Presiden menekankan pentingnya mewujudkan kota yang bersih, rapi, dan tertata sebagai fondasi pembangunan daerah.


Advertisement

Amsakar mengatakan, arahan tersebut akan disampaikan secara menyeluruh kepada jajaran aparatur Pemerintah Kota Batam dan dijadikan pedoman bersama dalam pelaksanaan pemerintahan.

“Saya ingin nanti pada saat apel, arahan Pak Presiden ini bisa saya sampaikan. Salah satu yang beliau tekankan adalah bagaimana kota itu harus bersih, rapi, dan tertata dengan baik. Itu menjadi atensi serius beliau,” ujar Amsakar, Jumat (6/2).

Selain penataan kota, Amsakar mengungkapkan Presiden Prabowo juga menyoroti sejumlah isu strategis nasional. Di antaranya penguatan nilai kebangsaan, ketahanan nasional, ketahanan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Advertisement

Tak kalah penting, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan turut menjadi fokus utama. Presiden menekankan agar setiap kebijakan saling terhubung dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Contohnya program makan bergizi gratis. Itu bukan semata soal gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan petani, sektor transportasi, hingga rantai pendukung lainnya. Anak-anak sehat, ekonomi rakyat pun bergerak,” jelasnya.

Menurut Amsakar, program-program nasional tersebut telah menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja. Hal itu menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dirancang saling menguatkan antar sektor, bukan berdiri sendiri.

Advertisement

Ia juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih yang dinilai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Koperasi tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi ruang partisipasi warga, tetapi juga sumber penghidupan.

“Koperasi Merah Putih sudah membuka banyak kesempatan bagi masyarakat. Bukan hanya untuk berkiprah, tapi juga menjadi sumber mata pencaharian,” katanya.

Selain itu, Amsakar menyebut masih ada sejumlah program nasional lain yang akan terus dikembangkan, termasuk sektor perumahan rakyat dan kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat.

Arahan Presiden tersebut, lanjut Amsakar, menjadi pengingat bagi seluruh pemerintah daerah agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga menyentuh kesejahteraan, kemandirian ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Amsakar Minta Pemko Batam dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran

Amsakar Minta Pemko Batam dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran

Amsakar Achmad meminta Pemko Batam dan BP Batam mempercepat serapan anggaran serta menuntaskan masalah air bersih, banjir, dan sampah.

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I 2026, sementara realisasi investasi hingga triwulan III mencapai Rp59,8 trili

Pakuwon Bangun Kawasan Terpadu di Tanjung Uma, Bidik 5.000 Tenaga Kerja

Pakuwon Bangun Kawasan Terpadu di Tanjung Uma, Bidik 5.000 Tenaga Kerja

Pakuwon City Batam mulai dibangun di Tanjung Uma di atas lahan 12,6 hektare. Kawasan terpadu ini potensi penyerapan 5.000 tenaga kerja.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer