Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Batam Terbitkan Edaran Siaga Karhutla, Warga Dilarang Bakar Lahan

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Batam. Edaran yang diteken Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, itu menjadi langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.


Advertisement

Surat edaran tersebut ditujukan kepada pimpinan instansi pemerintah dan TNI/Polri, perangkat daerah, camat dan lurah, ketua RT/RW, hingga seluruh masyarakat Kota Batam.

Dalam edaran itu ditegaskan sejumlah larangan, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah dalam bentuk apa pun, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko menimbulkan kebakaran yang meluas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam, Agus Bendri, mengatakan pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan menyusul masuknya musim kemarau.

Advertisement

“Kami sudah menginstruksikan seluruh tim untuk siaga. Koordinasi juga terus kami perkuat bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, BP Batam, serta relawan,” ujar Agus, Rabu (11/2).

Ia menjelaskan, sebagian besar kasus kebakaran lahan di Batam dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembakaran lahan dan sampah secara sembarangan.

“Mayoritas kebakaran bukan faktor alam, tapi kelalaian. Puntung rokok yang dibuang sembarangan saja bisa memicu api, apalagi membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya.

Advertisement

Agus mengingatkan, kondisi lahan yang kering saat kemarau membuat api sangat cepat menyebar, terlebih di kawasan semak belukar dan lahan kosong yang banyak terdapat di Batam.

“Sekali api membesar, proses pemadaman akan jauh lebih sulit dan membutuhkan waktu lama. Karena itu pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan,” katanya.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat titik api atau asap mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui Nomor Tunggal Panggilan Darurat Batam Siaga di (0778) 112 yang bebas pulsa, atau melalui Contact Center 110 Polri.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu melapor. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat tim bergerak sehingga kebakaran tidak meluas,” tambah Agus.

Ia juga meminta camat, lurah, hingga RT/RW aktif melakukan sosialisasi di lingkungan masing-masing, terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan.

“Ini tanggung jawab bersama. Kalau semua pihak peduli dan waspada, kita bisa mencegah karhutla dan menjaga lingkungan Batam tetap aman,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

6 Kebiasaan Mencuci yang Diam-diam Bikin Boros Air

6 Kebiasaan Mencuci yang Diam-diam Bikin Boros Air

Enam kebiasaan mencuci ini dapat membuat penggunaan air di rumah lebih boros. Simak cara mencuci yang lebih hemat air.

Kemarau Jadi Berkah, Penjual Air Bersih di Bintan Buyu Banjir Pesanan

Kemarau Jadi Berkah, Penjual Air Bersih di Bintan Buyu Banjir Pesanan

Musim kemarau meningkatkan permintaan air bersih di Bintan Buyu. Penjual air melayani hingga 10 trip pengantaran dalam sehari.

 Cuaca Kepri Makin Panas, Dinkes Ingatkan Bahaya Heat Stroke dan ISPA

Cuaca Kepri Makin Panas, Dinkes Ingatkan Bahaya Heat Stroke dan ISPA

Dinkes Kepri mengimbau warga mewaspadai heat stroke dan ISPA selama musim kemarau. Warga diminta cukup minum dan batasi aktivitas siang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer