Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemuda Tewas di Kamar Kos Nongsa Batam, Pisau Tertancap di Kepala

Y
Penulis: Yashinta❯

Seorang pemuda ditemukan tewas dengan pisau tertancap di kepala di kamar kos kawasan Nongsa Batam. Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan masih menyelidiki motif kejadian. F. Istimewa
Seorang pemuda ditemukan tewas dengan pisau tertancap di kepala di kamar kos kawasan Nongsa Batam. Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan masih menyelidiki motif kejadian. F. Istimewa


Advertisement

batampos – Warga kawasan Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda yang tewas bersimbah darah di kamar kos, Selasa (10/3) siang. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sebilah pisau masih tertancap di bagian kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria yang diketahui merupakan temannya sendiri. Keduanya disebut sama-sama berasal dari kawasan Batu Besar.

Dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara.

Advertisement

Insiden bermula ketika salah seorang penghuni kos yang bekerja di hanggar bandara sedang membereskan barang-barangnya karena hendak pindah tempat tinggal. Saat itu, terduga pelaku yang diketahui bernama Muhammad Yusuf turut membantu membereskan barang di kamar tersebut.

Sementara korban saat itu sedang tertidur di atas kasur di dalam kamar. Secara tiba-tiba pelaku diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam secara berulang kali.

Serangan tersebut sempat dilerai oleh penghuni kos lainnya. Namun karena kejadian berlangsung cepat, korban akhirnya terkapar bersimbah darah.

Advertisement

Usai kejadian, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Tidak lama kemudian ia mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri.

Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rahmad Susanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk dilakukan visum,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Untuk motif masih kami dalami,” katanya.

Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya hubungan pribadi antara pelaku dan korban yang diduga menjadi pemicu peristiwa tersebut. (*)

Advertisement
Editor : M Tahang

Artikel Terkait

Kasus Pembunuhan Madiun, Istri Akui Tahu Mesin Pencacah

Kasus Pembunuhan Madiun, Istri Akui Tahu Mesin Pencacah

Martha Amalia mengaku mengetahui suaminya membeli mesin pencacah dan membangun cerobong di belakang rumah, tetapi tidak mengetahui tujuan se

Terungkap, Pembunuhan Wanita di Mangsang Dipicu Sakit Hati

Terungkap, Pembunuhan Wanita di Mangsang Dipicu Sakit Hati

Polisi mengungkap dugaan pembunuhan Sunarti Adian, 24, di kamar kos kawasan Mangsang, Batam. Tersangka ditangkap di Punggur

Dwi Bagus Peragakan 38 Adegan Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun

Dwi Bagus Peragakan 38 Adegan Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun

Dwi Bagus memperagakan 38 adegan dalam rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Polisi mendalami motif dan memeriksa bar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer