Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Batam Tumbuh Moderat, Investasi Masih Wait and See

A
Penulis: Arjuna❯

Aktivitas bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batuampar, Batam. F. Dok. Batam Pos
Aktivitas bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batuampar, Batam. F. Dok. Batam Pos


Advertisement

batampos – Kinerja ekonomi Batam pada triwulan I 2026 masih berada di jalur moderat. Sejumlah sektor tetap bergerak, namun belum menunjukkan ekspansi penuh di tengah tekanan global.

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Batam, Suyono Saputra, menilai kondisi ekonomi Batam belum melemah signifikan, tetapi juga belum mencapai fase pertumbuhan tinggi.

“Batam belum loyo, tapi juga belum booming. Secara umum tumbuh moderat, cenderung uneven growth,” ujarnya, Rabu (25/3).

Advertisement

Sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Aktivitas industri tetap berjalan, namun sangat dipengaruhi dinamika global, terutama dari pasar utama seperti Amerika Serikat, China, dan Eropa.

“Kalau eskalasi konflik global meningkat, tentu berdampak pada permintaan ekspor,” katanya.

Selain itu, sektor konstruksi dan properti masih menunjukkan pertumbuhan cukup kuat. Sejumlah proyek pembangunan tetap berjalan, didorong permintaan domestik yang relatif tinggi.

Advertisement

“Sektor konstruksi dan properti masih ekspansif karena demand domestik cukup besar,” jelasnya.

Sektor jasa perdagangan juga turut menopang pertumbuhan. Konsumsi masyarakat yang stabil menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal.

“Konsumsi lokal masih cukup tinggi dan menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan,” tambahnya.

Suyono menekankan pentingnya menjaga sektor utama seperti manufaktur dan konstruksi, serta memperkuat sektor pendukung seperti perdagangan, akomodasi, pergudangan, dan jasa keuangan.

Di sisi lain, tantangan global masih membayangi. Ketegangan geopolitik Amerika Serikat–China, konflik di Timur Tengah, tingginya suku bunga global, hingga perlambatan ekonomi China dinilai berpotensi menekan arus investasi dan ekspor.

“Investasi tetap masuk, tapi cenderung wait and see. Ekspor masih berjalan, namun tidak seagresif sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : M Tahang

Artikel Terkait

Inflasi Batam 3,61 Persen, Harga Pangan hingga Ongkos Transportasi Makin Membebani Warga

Inflasi Batam 3,61 Persen, Harga Pangan hingga Ongkos Transportasi Makin Membebani Warga

Inflasi Batam mencapai 3,61 persen pada Oktober 2026. Harga pangan, bensin, transportasi, dan makanan jadi ikut menekan pengeluaran warga.

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I 2026, sementara realisasi investasi hingga triwulan III mencapai Rp59,8 trili

Ekspor Perikanan Batam Tembus Rp204 Miliar hingga Agustus 2026

Ekspor Perikanan Batam Tembus Rp204 Miliar hingga Agustus 2026

Ekspor perikanan Batam mencapai 5.447 ton senilai Rp204,17 miliar hingga Agustus 2026. Target tahunan mencapai 7.000 ton.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer