Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diterpa Cuaca Ekstrem, Atap Tiga Rumah di Pulau Buluh Beterbangan

Y
Penulis: Yofie Yuhendri❯
Kondisi rumah yang rusak parah diterjang angin kencang di Pulau Buluh. F. istimewa
Kondisi rumah yang rusak parah diterjang angin kencang di Pulau Buluh. F. istimewa

Advertisement

 batampos – Tiga rumah di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, rusak akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan deras, Selasa (7/4) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun atap rumah warga dilaporkan beterbangan.

Kerusakan terjadi di kawasan RT 04/RW 02 Pulau Buluh. Warga setempat yang panik langsung berupaya menyelamatkan barang-barang di dalam rumah sebelum bergotong royong membersihkan puing dan memperbaiki kerusakan.

Azmi, salah seorang warga, mengatakan sedikitnya tiga rumah mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin.

Advertisement

“Ada tiga rumah yang rusak, atapnya terbang. Tidak ada korban,” ujarnya.

Menurutnya, warga langsung turun tangan membantu pemilik rumah agar kerusakan tidak semakin parah.

“Warga langsung bergotong royong membersihkan dan memperbaiki rumah-rumah itu. Kerugian masih dihitung pemilik rumah, hampir seluruhnya kerusakan di bagian atap,” katanya.

Advertisement

Azmi menyebut rumah-rumah di lokasi tersebut memang kerap terdampak angin kencang setiap kali cuaca buruk melanda. Bahkan, peristiwa serupa juga terjadi saat Ramadan lalu.

“Kata orangtua, rumah ini sudah jadi jalur angin. Jadi setiap cuaca buruk, selalu terkena,” ungkapnya.

Kapolsek Bulang, Iptu Bobby Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.

“idak ada korban dan situasi tetap kondusif. Warga juga sudah bahu membahu memperbaiki rumah yang rusak,” ujarnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

Balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island berakhir antiklimaks. MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem.

 Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan memicu hujan deras dan longsor di Jepang. Dua orang tewas, sejumlah warga hilang, dan ratusan penerbangan dibatalkan.

 El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

WMO memperkirakan El Nino bertahan hingga Februari 2027 dan meningkatkan risiko banjir, kekeringan, serta cuaca ekstrem di berbagai wilayah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer