Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Batam, Pengguna Transportasi Laut Diminta Waspada

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Kepolisian mengingatkan kru kapal kayu untuk waspada dengan cuaca saat berlayar. F. Humas Polresta Barelang untuk Batam Pos
Kepolisian mengingatkan kru kapal kayu untuk waspada dengan cuaca saat berlayar. F. Humas Polresta Barelang untuk Batam Pos

Advertisement

batampos – Ancaman cuaca ekstrem di wilayah perairan Batam kembali menjadi perhatian aparat kepolisian.

Unit Patroli Satpolairud Polresta Barelang turun langsung memberikan imbauan kepada penggna transportasi laut, seperti nelayan pancung, kru kapal motor kayu, serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Rakyat Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, Kamis (9/4).

Kegiatan sambang dialogis ini dipimpin Iptu Zia Ul Hak bersama personel Bripka Candra Kirana, Bripda Fitrah, dan Bripda Boy.

Di lapangan, petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Nelayan diminta tidak mengabaikan tanda-tanda alam sebelum melaut, mengingat angin kencang dan gelombang tinggi dapat terjadi secara tiba-tiba.

Selain itu, nelayan dan kru kapal juga diimbau memastikan kelengkapan alat keselamatan. Penggunaan life jacket dan life buoy dinilai wajib sebagai langkah antisipasi saat terjadi kondisi darurat di laut.

Advertisement

Petugas juga menekankan agar masyarakat pesisir tidak memaksakan diri melaut saat cuaca buruk. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan aktivitas ekonomi.

Imbauan tersebut mendapat respons positif dari para nelayan. Andi (45), nelayan pancung di Tanjung Uma, mengaku peringatan seperti ini membantu mereka dalam mengambil keputusan.

“Kadang kami nekat berangkat karena kebutuhan. Tapi dengan adanya imbauan dari polisi, kami jadi lebih waspada. Kalau cuaca buruk, sekarang kami lebih memilih menunda,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

Balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island berakhir antiklimaks. MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem.

 Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan memicu hujan deras dan longsor di Jepang. Dua orang tewas, sejumlah warga hilang, dan ratusan penerbangan dibatalkan.

 El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

WMO memperkirakan El Nino bertahan hingga Februari 2027 dan meningkatkan risiko banjir, kekeringan, serta cuaca ekstrem di berbagai wilayah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer