
batampos – Pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Sengkuang, Batuampar, dan sekitarnya, Minggu (24/5) siang, sempat membuat warga waswas. Gangguan listrik itu muncul tak lama setelah blackout sistem kelistrikan melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Namun, PLN Batam memastikan gangguan tersebut tidak berkaitan dengan blackout di Sumatera. Pemadaman yang terjadi disebut hanya gangguan lokal berskala kecil pada sistem kelistrikan Batam.
Asisten Manager Komunikasi PLN Batam, Furqon, mengatakan sistem kelistrikan Batam berdiri sendiri dan tidak terhubung dengan jaringan listrik Sumatera. Karena itu, blackout di Sumbagut dipastikan tidak berdampak langsung terhadap pasokan listrik di Batam.
“Gangguan yang terjadi di wilayah Sengkuang, Batuampar, dan sekitarnya merupakan gangguan lokal dalam skala kecil pada sistem kelistrikan Batam,” ujar Furqon kepada Batam Pos, Minggu (24/5).
Ia menjelaskan, wilayah terdampak terindikasi berada di sekitar Batuampar dan kawasan sekitarnya. Hingga Minggu sore, petugas PLN Batam masih melakukan penelusuran untuk mencari titik gangguan sekaligus mempercepat pemulihan jaringan.
Menurut Furqon, dugaan sementara gangguan dipicu faktor cuaca, terutama aktivitas petir yang terjadi di Batam dalam beberapa waktu terakhir.
“Dugaan sementara gangguan dipicu aktivitas cuaca, khususnya petir. Saat ini petugas masih melakukan penelusuran penyebab sekaligus proses recovery agar pasokan listrik segera normal kembali,” katanya.
Meski demikian, PLN Batam belum dapat memastikan durasi penormalan listrik. Petugas masih melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan sumber utama gangguan.
PLN Batam juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi pemadaman tersebut. Sebab, gangguan kali ini merupakan pemadaman tidak terencana akibat gangguan teknis jaringan listrik.



