Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tumpukan Sampah di Botania 1 Meluber hingga ke Jalan

Y
Penulis: Yashinta❯
Tumpukan sampah terlihat memenuhi pinggir jalan di area ruko. Plastik sampah, kardus, hingga limbah makanan bercampur menjadi satu. Sebagian bahkan sudah berserakan keluar dari tempat penampungan. F. Cecep Mulyana / Batam Pos
Tumpukan sampah terlihat memenuhi pinggir jalan di area ruko. Plastik sampah, kardus, hingga limbah makanan bercampur menjadi satu. Sebagian bahkan sudah berserakan keluar dari tempat penampungan. F. Cecep Mulyana / Batam Pos

Advertisement

batampos – Tumpukan sampah di kawasan Botania 1, Batamcentre, hingga Minggu (24/5) belum juga diangkut. Kondisi ini membuat sampah meluber ke badan jalan dan menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu warga maupun pelaku usaha di sekitar lokasi.

Pantauan di lapangan, sampah rumah tangga, limbah makanan, plastik, hingga kardus tampak menggunung di pinggir jalan kawasan ruko. Sebagian sampah bahkan berserakan keluar dari tempat penampungan.

Joko, karyawan salah satu tempat makan di kawasan Botania 1, mengaku terpaksa membuang sampah ke lokasi lain agar tidak semakin menumpuk di depan tempat usahanya.

Advertisement

“Kalau dibiarkan menumpuk, lalat makin banyak datang. Pelanggan juga jadi risih,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi yang paling lama dibanding biasanya. Sebab, sampah di kawasan itu umumnya rutin diangkut setiap satu minggu sekali.

“Biasanya paling seminggu sudah diangkut. Tapi ini sudah hampir dua pekan belum juga diambil, jadi sampah makin banyak,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, bau menyengat mulai terasa terutama saat siang hari dan mengganggu kenyamanan pengunjung tempat makan di sekitar lokasi.

Keluhan serupa disampaikan Yogi, warga lainnya. Ia mengaku kecewa karena hingga akhir pekan tumpukan sampah masih belum juga diangkut.

“Kirain karena akhir pekan bakal diangkut. Tapi sampai sekarang masih dibiarkan menumpuk,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Botania 1 juga mengeluhkan tumpukan sampah yang diduga sudah lebih dari sepekan tidak diangkut. Sampah yang meluber hingga ke jalan memicu banyak lalat dan aroma busuk di sekitar permukiman maupun tempat usaha.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

Sebanyak 200 taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam mendaki Gunung Bintan sambil memungut sampah dalam kegiatan pendidikan karakter dan peringatan S

Danantara Targetkan 16 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Ditenderkan pada 2026

Danantara Targetkan 16 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Ditenderkan pada 2026

Danantara akan membuka tender empat proyek PSEL di Jakarta dan Tangerang dalam dua pekan. Sebanyak 15 hingga 16 proyek ditargetkan ditenderk

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Rencana Pemko Batam memperketat penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan mendapat dukungan warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer