
batampos – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donasi buku guna memperkaya koleksi perpustakaan daerah. Langkah ini dilakukan karena jumlah koleksi yang tersedia saat ini masih jauh di bawah standar ideal perpustakaan provinsi.
Kepala DPK Kepri, M. Bisri, mengatakan perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Kepri saat ini baru memiliki sekitar 20 ribu judul buku. Sementara itu, standar koleksi yang seharusnya dimiliki perpustakaan daerah mencapai sedikitnya 50 ribu judul.
“Koleksi kami memang masih kurang. Saat ini baru sekitar dua puluhan ribu judul, sementara standarnya harus sekitar 50 ribu judul. Karena itu kami membuka dan menerima sumbangan buku dari masyarakat,” ujar Bisri saat dihubungi di Batam, Ahad (21/6/2026).
Menurutnya, kontribusi masyarakat sangat penting untuk memperkaya ragam bacaan yang tersedia di perpustakaan sekaligus memperluas akses literasi bagi masyarakat.
Bisri mencontohkan, belum lama ini seorang pelajar SMA asal Kepri yang melanjutkan pendidikan di luar negeri menyumbangkan seluruh koleksi novel pribadinya kepada perpustakaan daerah.
“Kemarin ada anak SMA yang sekolah di luar negeri menyerahkan seluruh buku novelnya kepada kami. Kami sangat senang. Mungkin banyak masyarakat yang memiliki buku-buku bagus di rumah dan bisa disumbangkan agar dibaca oleh masyarakat lain,” katanya.
Masyarakat yang ingin mendonasikan buku dapat menyerahkannya langsung ke Perpustakaan Provinsi Kepri di Tanjungpinang maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Raja Muhammad Sani di Batam. Selain itu, buku juga dapat disalurkan melalui perpustakaan kabupaten dan kota terdekat.
Bisri menjelaskan setiap buku yang diterima akan melalui proses seleksi dan penilaian terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan sebelum dimasukkan ke dalam koleksi perpustakaan.
“Bisa langsung ke perpustakaan Pemprov Kepri maupun perpustakaan di kabupaten dan kota yang terdekat,” ujarnya.


