Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBD Batam 2026 Berubah: Anggaran Jalan dan Sampah Naik, Belanja Pegawai Turun

M
Penulis: Muhammad Sya'ban❯
Pekerja bersama satu unit alat berat melakukan perbaikan Jalan Industri Tunas 2 di kawasan Botania 2, Batam.
Pekerja bersama satu unit alat berat melakukan perbaikan Jalan Industri Tunas 2 di kawasan Botania 2, Batam.

Advertisement

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Senin (24/8/2026).

Dalam rancangan perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah Batam meningkat 2,88 persen menjadi Rp4,30 triliun. Sementara itu, belanja daerah naik lebih tinggi, yakni 5,99 persen menjadi Rp4,55 triliun.

Amsakar mengatakan perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Advertisement

“Melalui perubahan APBD ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan pemerataan, antara lain infrastruktur pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, ekonomi dan perlindungan sosial,” kata Amsakar dalam rapat paripurna.

Pendapatan Batam Naik 2,88 Persen

Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp4.304.974.019.144,11.

Advertisement

Angka tersebut meningkat sekitar Rp120,55 miliar atau 2,88 persen dibandingkan target awal sebesar Rp4.184.416.238.625.

Kenaikan terutama berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan naik 7,11 persen, dari Rp2,58 triliun menjadi Rp2,76 triliun.

Pajak daerah masih menjadi kontributor utama PAD. Target penerimaan pajak meningkat 7,21 persen, dari Rp2,09 triliun menjadi Rp2,25 triliun.

Pemko Batam memperkirakan tambahan penerimaan pajak berasal dari sejumlah sumber, antara lain penambahan titik reklame videotron, potensi pencairan piutang BPHTB, penambahan objek pajak baru, serta peningkatan penerimaan dari PBJT restoran, tenaga listrik, perhotelan, kesenian dan hiburan.

Target retribusi daerah juga meningkat 2,48 persen, dari Rp305,19 miliar menjadi Rp312,76 miliar.

Advertisement

Artikel Terkait

Amsakar Minta Pemko Batam dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran

Amsakar Minta Pemko Batam dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran

Amsakar Achmad meminta Pemko Batam dan BP Batam mempercepat serapan anggaran serta menuntaskan masalah air bersih, banjir, dan sampah.

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I 2026, sementara realisasi investasi hingga triwulan III mencapai Rp59,8 trili

Pakuwon Bangun Kawasan Terpadu di Tanjung Uma, Bidik 5.000 Tenaga Kerja

Pakuwon Bangun Kawasan Terpadu di Tanjung Uma, Bidik 5.000 Tenaga Kerja

Pakuwon City Batam mulai dibangun di Tanjung Uma di atas lahan 12,6 hektare. Kawasan terpadu ini potensi penyerapan 5.000 tenaga kerja.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer