
batampos - Alunan ayat suci Al-Qur’an mengantarkan nama MAN 1 Kota Batam ke panggung internasional. Dua siswa madrasah tersebut berhasil menorehkan prestasi dalam International Online Al-Quran Recitation Competition 2026 yang diselenggarakan SM Sains Batu Pahat, Johor Bahru, Malaysia.
Prestasi itu tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga membawa nama Kota Batam dan Indonesia dalam kompetisi yang diikuti peserta dari lima negara Asia Tenggara.
Sebanyak 53 peserta dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Dua perwakilan MAN 1 Kota Batam berhasil masuk jajaran peraih prestasi.
Nailah Nadhirah meraih Juara 2 atau Naib Johan (Second Place) kategori Tilawah Putri. Sementara Denis Selamat Supiandi menempati peringkat kelima atau Fifth Place kategori Tilawah Putra.
Kompetisi digelar secara daring dengan proses seleksi yang dimulai sejak 3 Agustus 2026. Peserta diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring dan mengunggah rekaman video tilawah Al-Qur’an berdurasi lima hingga tujuh menit.
Video tersebut kemudian dinilai dewan juri profesional berdasarkan kemampuan peserta dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Baca Juga: Dinkes Batam Percepat BIAS, Siswa yang Belum Imunisasi Disisir
Bagi MAN 1 Kota Batam, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut bukan sekadar ajang perlombaan. Momentum itu menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan sekaligus membuktikan bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing dengan pelajar dari negara lain.
Nailah dan Denis juga telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan sebelum mengikuti kompetisi, terutama melalui pembinaan di Raudhah MAN 1 Kota Batam.
Persiapan dilakukan secara intensif. Para peserta tidak hanya dilatih kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendapat pendampingan dalam aspek tajwid, lagu atau maqam, hingga kualitas rekaman video yang menjadi bahan penilaian.
Pembina Raudhah MAN 1 Kota Batam mengatakan persiapan membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi. Terlebih, kompetisi tingkat internasional menuntut peserta memberikan penampilan terbaik meskipun seluruh proses dilakukan secara daring.



