
batampos - Pemerintah Kota (Pemko) Batam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta menghemat penggunaan air dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Langkah tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 42 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Batam.
Surat edaran yang ditetapkan Wali Kota Batam Amsakar Achmad itu diterbitkan sebagai tindak lanjut peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi kekeringan meteorologis pada Dasarian III Agustus 2026 di wilayah Kota Batam.
Dalam edaran tersebut, masyarakat diimbau bijak menggunakan air dan menjaga sumber air. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Imbauan tersebut mulai ditindaklanjuti di tingkat kecamatan. Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Sekupang sama-sama menyiapkan pembentukan tim mitigasi bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Camat Batam Kota Dwiki Septiawan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh masyarakat di wilayahnya untuk menjalankan ketentuan dalam surat edaran Wali Kota Batam.
“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh masyarakat untuk menjalankan surat edaran ini,” ujar Dwiki, Rabu (2/9).
Selain menginstruksikan masyarakat, Kecamatan Batam Kota juga akan membentuk tim mitigasi bencana di tingkat kecamatan. Tim tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan apabila terjadi bencana, termasuk kekeringan maupun kebakaran.
Dwiki mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kondisi yang dapat berkembang di lapangan. Masyarakat juga diharapkan ikut berperan dengan menjaga penggunaan air dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
Sementara itu, Kecamatan Sekupang menyiapkan langkah serupa. Camat Sekupang Ersan mengatakan, pihaknya merencanakan pembentukan tim mitigasi bencana tingkat Kecamatan Sekupang dalam waktu sekitar satu minggu ke depan.



