Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perceraian Batam Terus Naik, Amsakar: Perlu Penguatan Ketahanan Keluarga

M
Penulis: Muhammad Sya'ban❯
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, saat berada di Gedung DPRD Kota Batam usai mengikuti rapat paripurna, Senin (7/9). F.M. Sya’ban / Batam Pos
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, saat berada di Gedung DPRD Kota Batam usai mengikuti rapat paripurna, Senin (7/9). F.M. Sya’ban / Batam Pos

Advertisement

 
batampos - Angka perceraian di Kota Batam terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Data Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencatat 1.963 kasus perceraian pada 2020 dan meningkat menjadi 2.329 kasus pada 2024.

Dalam kurun tersebut, jumlah perceraian bertambah 366 kasus atau sekitar 18,6 persen.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai persoalan perceraian tidak hanya terjadi di kalangan aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga keluarga masyarakat secara umum. Ia menyoroti faktor ekonomi dan kesibukan sebagai persoalan yang dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga.

Advertisement

“Diperlukan ketahanan keluarga di era yang terbuka seperti sekarang,” kata Amsakar, Senin (7/9).

Menurutnya, persoalan tersebut semakin terasa pada pasangan suami istri yang sama-sama bekerja. Kesibukan membuat waktu untuk berkomunikasi dan bertemu di rumah menjadi terbatas sehingga interaksi dalam keluarga dapat berkurang.

“Setiap kali suami dan istri kedua-duanya bekerja, sehingga interaksi tatap muka di rumah tangga itu sangat terbatas. Terasa hambar,” ujarnya.

Amsakar mengatakan pandangan tersebut muncul setelah mencermati persoalan perceraian yang terjadi di Batam. Ia sebelumnya menduga terdapat faktor lain yang lebih dominan. Namun, setelah didalami, faktor ekonomi dan kesibukan justru banyak muncul sebagai pemicu.

“Bukan faktor orang yang dibincang, lebih banyak disebabkan karena faktor ekonomi dan lebih banyak disebabkan karena faktor kesibukan,” katanya.

Ia menegaskan, tingginya angka perceraian tidak tepat jika hanya dikaitkan dengan kehidupan rumah tangga ASN. Fenomena tersebut juga terjadi di tengah masyarakat Batam secara luas.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Perceraian di Batam Melonjak Tajam, PN Batam Tangani 177 Gugatan dalam Tujuh Bulan

Perceraian di Batam Melonjak Tajam, PN Batam Tangani 177 Gugatan dalam Tujuh Bulan

Pengadilan Negeri (PN) Batam mencatat lonjakan tajam perkara perceraian sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, sebanyak 177 gugatan

Gizi dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan di Kongres Nutrisi Dunia di Rusia

Gizi dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan di Kongres Nutrisi Dunia di Rusia

Kongres Nutrisi Dunia WCCN di Rusia membahas gizi, ketahanan pangan, keamanan pangan, serta tantangan akses masyarakat terhadap pola makan s

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar Optimistis Kejar Target 8 Persen

Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I 2026, sementara realisasi investasi hingga triwulan III mencapai Rp59,8 trili

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer