Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

30 Perusahaan di Batam Janji Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

A
Penulis: Antara❯
Wamendagri Bima Arya Sugiarto (tengah) menghadiri penandatanganan kerjasama antara Pemkot Batam bersama Apindo Batam di Batam, Kepri, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/Angiela)
Wamendagri Bima Arya Sugiarto (tengah) menghadiri penandatanganan kerjasama antara Pemko Batam bersama Apindo Batam di Batam, Kepri, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/Angiela)

Advertisement

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Sebanyak 30 perusahaan menjadi bagian dari komitmen awal untuk memprioritaskan warga lokal dalam proses perekrutan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Yudi Suprapto mengatakan kerja sama tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah menekan angka pengangguran di Batam yang masih mencapai 7,57 persen pada 2025.

“Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Batam mencoba membuat inovasi melalui kerja sama dengan Apindo. Hari ini kita melakukan penandatanganan kerja sama yang pada awalnya melibatkan 30 perusahaan yang berkomitmen untuk menempatkan dan memprioritaskan tenaga kerja lokal,” kata Yudi di Batam, Jumat (11/9/2026).

Advertisement

Menurut Yudi, kategori tenaga kerja lokal yang menjadi sasaran program mencakup warga yang lahir dan bersekolah di Batam serta masyarakat yang telah berdomisili di Batam minimal satu tahun.

Penyerapan Tenaga Kerja Dipantau Lewat Simnaker

Untuk memastikan komitmen perusahaan berjalan, Pemkot Batam menyiapkan sistem informasi ketenagakerjaan bernama Simnaker.

Advertisement

Sistem tersebut akan digunakan untuk memantau dan mengukur persentase penyerapan tenaga kerja lokal di setiap perusahaan yang telah menyatakan komitmen.

“Kita punya operator yang akan mengecek. Mungkin setiap bulan kita evaluasi, kemudian pada akhir tahun kita lihat perusahaan mana dari yang sudah berkomitmen ini yang paling tinggi menempatkan tenaga kerja lokal sesuai kategori yang sudah kita tetapkan,” ujar Yudi.

Perusahaan yang dinilai berhasil memenuhi komitmen penyerapan tenaga kerja lokal akan mendapatkan apresiasi atau penghargaan dari Pemkot Batam.

Disnaker Batam Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi

Yudi menegaskan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Batam harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi pencari kerja.

Karena itu, Disnaker Batam menjalankan berbagai program pelatihan dan sertifikasi dengan memanfaatkan dana Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA).

Advertisement

Artikel Terkait

200 Merek Teknologi Global Ramaikan EMAX dan BMAX 2026 di Batam

200 Merek Teknologi Global Ramaikan EMAX dan BMAX 2026 di Batam

EMAX Indonesia 2026 dan BMAX 2026 akan digelar di Batam pada 28–30 Oktober dengan menghadirkan lebih dari 200 merek teknologi global

Polda Kepri dan Interpol Perkuat Perburuan Penyelundupan Bahan Kimia

Polda Kepri dan Interpol Perkuat Perburuan Penyelundupan Bahan Kimia

Polda Kepri memperkuat koordinasi dengan Interpol melalui operasi internasional CHASE untuk mengungkap penyelundupan bahan kimia

Sibuk Bekerja? Warga Batam Bisa Urus Dokumen di Gebyar Dukstar

Sibuk Bekerja? Warga Batam Bisa Urus Dokumen di Gebyar Dukstar

Disdukcapil Batam membuka layanan administrasi kependudukan melalui Gebyar Dukstar 2026 di Dataran Engku Putri pada 28 Oktober–1 November

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer