
batampos - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan mengecek lokasi yang dinilai rawan kecelakaan di pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5. Pengecekan dijadwalkan pekan depan sebagai langkah awal sebelum pemasangan pita kejut atau rumble strips untuk mengurangi laju kendaraan.
Kepala Bidang Prasarana Dishub Batam Wendy Pratama mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi jalan tersebut. Petugas akan mengecek langsung lokasi untuk melihat kondisi lapangan sekaligus menentukan titik yang perlu ditata.
“Minggu depan kami akan turun lokasi. Baru kami akan melakukan pemasangan,” kata Wendy kepada Batam Pos, Rabu (15/9) siang.
Menurut Wendy, pemasangan penghambat laju kendaraan akan dilakukan setelah petugas melihat kondisi lapangan. Fasilitas tersebut diharapkan membuat pengendara mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan tersebut.
Sebelum pemasangan dilakukan, Wendy mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas.
“Kami harap seluruh pengendara tetap hati-hati di jalan tersebut dan kami akan melakukan pemasangan. Insyaallah minggu depan kami turun,” ujarnya.
Keluhan mengenai kondisi jalan tersebut sebelumnya disampaikan warga Taman Raya. Ketua RW 024 Taman Raya, Rahman Yasir, mengatakan pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5 dinilai memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.
Menurut Rahman, warga bersama Ketua RT 006 dan RT 007 RW 024 telah menyampaikan surat kepada dinas terkait sejak April 2026. Surat tersebut berisi permintaan pengecekan lokasi dan pemasangan fasilitas pengendali kecepatan kendaraan.
Namun, hingga Rabu (15/9), warga mengaku belum mendapat respons terkait permintaan tersebut.
Rahman mengatakan kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di lokasi itu. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terutama karena ruas jalan tersebut juga digunakan anak-anak sekolah.



