Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rawan Kecelakaan, Pita Kejut Segera Dipasang di Taman Raya

M
Penulis: Muhammad Sya'ban❯
Lokasi yang diminta warga dipasangi pita kejut untuk mengurangi laju kendaraan dan mencegah kecelakaan di pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5, Batam. F. M. Sya’ban / Batam Pos
Lokasi yang diminta warga dipasangi pita kejut untuk mengurangi laju kendaraan dan mencegah kecelakaan di pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5, Batam. F. M. Sya’ban / Batam Pos

Advertisement

 batampos - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan mengecek lokasi yang dinilai rawan kecelakaan di pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5. Pengecekan dijadwalkan pekan depan sebagai langkah awal sebelum pemasangan pita kejut atau rumble strips untuk mengurangi laju kendaraan.

Kepala Bidang Prasarana Dishub Batam Wendy Pratama mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi jalan tersebut. Petugas akan mengecek langsung lokasi untuk melihat kondisi lapangan sekaligus menentukan titik yang perlu ditata.

“Minggu depan kami akan turun lokasi. Baru kami akan melakukan pemasangan,” kata Wendy kepada Batam Pos, Rabu (15/9) siang.

Advertisement

Menurut Wendy, pemasangan penghambat laju kendaraan akan dilakukan setelah petugas melihat kondisi lapangan. Fasilitas tersebut diharapkan membuat pengendara mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan tersebut.

Sebelum pemasangan dilakukan, Wendy mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas.

Advertisement

“Kami harap seluruh pengendara tetap hati-hati di jalan tersebut dan kami akan melakukan pemasangan. Insyaallah minggu depan kami turun,” ujarnya.

Keluhan mengenai kondisi jalan tersebut sebelumnya disampaikan warga Taman Raya. Ketua RW 024 Taman Raya, Rahman Yasir, mengatakan pintu keluar Gerbang Taman Raya Tahap 5 dinilai memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.

Menurut Rahman, warga bersama Ketua RT 006 dan RT 007 RW 024 telah menyampaikan surat kepada dinas terkait sejak April 2026. Surat tersebut berisi permintaan pengecekan lokasi dan pemasangan fasilitas pengendali kecepatan kendaraan.

Namun, hingga Rabu (15/9), warga mengaku belum mendapat respons terkait permintaan tersebut.

Rahman mengatakan kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di lokasi itu. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terutama karena ruas jalan tersebut juga digunakan anak-anak sekolah.

Advertisement

Artikel Terkait

    Cegah Batam Macet Seperti Jakarta, Dishub Siapkan 10 Koridor BRT

Cegah Batam Macet Seperti Jakarta, Dishub Siapkan 10 Koridor BRT

Dishub Batam menyiapkan 10 koridor utama BRT Trans Batam dan 10 rute feeder untuk mengantisipasi kemacetan

 Dishub: Tanpa Transportasi Massal, Batam Bisa Macet seperti Jakarta dalam 5 Tahun

Dishub: Tanpa Transportasi Massal, Batam Bisa Macet seperti Jakarta dalam 5 Tahun

Dishub Batam mempercepat pengembangan BRT Trans Batam dan feeder untuk mencegah kemacetan serius dalam lima tahun mendatang.

 Dishub Batam Sisir 522 Titik Parkir, Data Jukir dan Pendapatan Ikut Dicek

Dishub Batam Sisir 522 Titik Parkir, Data Jukir dan Pendapatan Ikut Dicek

Dishub Batam memvalidasi 522 titik parkir, mencakup lokasi, jukir, target pendapatan, hingga transaksi digital.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer