Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Terik Picu Karhutla, Dua Lokasi di Batam Terbakar

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Tembesi, Sagulung. F.Istimewa
Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Tembesi, Sagulung. F.Istimewa

Advertisement

 
batampos - Cuaca panas terik kembali memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Batam. Polresta Barelang bersama TNI, pemerintah, pemadam kebakaran, KLHK, dan masyarakat melakukan pemadaman di dua lokasi, yakni kawasan hutan Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, serta Tembesi Lama, Kecamatan Sagulung, Kamis (17/9) malam.

Di Sembulang Hulu, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dengan area terbakar diperkirakan mencapai satu hektare. Mendapat laporan masyarakat, piket SPKT dan Pawas Polsek Galang langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kota Batam serta Manggala Agni.

Pemadaman dipimpin Kanit Reskrim Polsek Galang Iptu Doni dengan melibatkan enam personel kepolisian serta 16 aparatur desa dan masyarakat. Petugas menggunakan selang pemadam atau jet shooter, dibantu parang dan peralatan manual untuk menjangkau titik api di kawasan hutan.

Advertisement

Sekitar pukul 20.50 WIB, api di Sembulang Hulu berhasil dikendalikan hingga padam. Setelah kondisi dinyatakan aman, petugas mendata saksi, mendokumentasikan lokasi, dan melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan sebagai bagian dari penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Sementara itu, penanganan Karhutla di Tembesi Lama RT 03/RW 02, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, berlangsung lebih lama. Pemantauan dilakukan sejak pukul 06.30 WIB hingga 21.00 WIB. Petugas masih menemukan bara dan kepulan asap di sejumlah titik sehingga pemadaman dilakukan secara berkelanjutan.

Advertisement

Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar memimpin penanganan bersama personel Dit Samapta Polda Kepri, Koramil 02 Sekupang, KLHK, Damkar Pemko Batam, Batara Biru Polsek Sagulung, piket IK, dan personel Polsek Sagulung.

Dari pemantauan ditemukan tiga titik kebakaran. Tembesi Lama berhasil dipadamkan, sementara dua titik lainnya berada di sekitar Muka Kuning (Dormitori) dan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Pada pukul 20.30 WIB, api di Tembesi Lama dinyatakan padam. Namun, petugas masih memantau dua titik lainnya karena masih terdapat nyala api.

Berdasarkan koordinasi dengan KLHK, pemadaman lanjutan dijadwalkan dilakukan Jumat (18/9) melalui akses Mangsang. Kondisi medan, jarak lokasi, dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.

Polresta Barelang menegaskan penanganan Karhutla tidak berhenti pada pemadaman. Petugas juga mendata saksi dan mendokumentasikan lokasi untuk menelusuri penyebab kebakaran.

Masyarakat diingatkan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan setiap titik api melalui Layanan Polisi 110 yang dapat diakses gratis selama 24 jam. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kabut Asap Karhutla Meluas, Indonesia Pastikan Patuhi Mekanisme ASEAN

Kabut Asap Karhutla Meluas, Indonesia Pastikan Patuhi Mekanisme ASEAN

Indonesia memastikan patuh mekanisme ASEAN menangani karhutla dan kabut asap lintas batas. Titik panas nasional turun menjadi 1.037.

    Hotspot Turun, Menhut Ingatkan Ancaman Karhutla Belum Berakhir

Hotspot Turun, Menhut Ingatkan Ancaman Karhutla Belum Berakhir

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta sinergi pemerintah, aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan karhutla terus dip

Gibran Tangani MBG dan Karhutla saat Prabowo ke Luar Negeri, Pengamat: Bukti Bisa Kerja

Gibran Tangani MBG dan Karhutla saat Prabowo ke Luar Negeri, Pengamat: Bukti Bisa Kerja

Gibran Rakabuming Raka menangani persoalan MBG dan karhutla saat Prabowo ke luar negeri. Pengamat menilai langkahnya menunjukkan kemampuan b

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer