
batampos – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam disiapkan menjadi rumah sakit pendidikan utama untuk mendukung pembelajaran klinik bagi calon dokter. Persiapan ini diperkuat melalui kerja sama antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian tentang penyelenggaraan rumah sakit pendidikan utama dan kepaniteraan klinik. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman yang ditandatangani kedua pihak pada 26 Oktober 2025.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait mengatakan, perjanjian tersebut menjadi langkah bersama untuk mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama.
“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama antara BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” ujar Ariastuty dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis (29/10).
Menurut Ariastuty, RSBP Batam memiliki fasilitas dan layanan kesehatan yang dapat mendukung proses pembelajaran klinik bagi calon dokter. Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki 27 poliklinik spesialis, didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), kamar bedah, laboratorium, dan radiologi.
Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi salah satu modal untuk mendukung pengalaman belajar klinik mahasiswa. Namun, persiapan sebagai rumah sakit pendidikan utama tetap perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pemenuhan persyaratan yang berlaku.
Ariastuty berharap komunikasi antara RSBP Batam dan UIB terus terjalin dengan baik agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan secara terarah dan bersama-sama.
Sementara itu, Rektor UIB Dr. Iskandar Itan mengapresiasi BP Batam dan RSBP Batam atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap tenaga medis yang kompeten.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” kata Iskandar.
Ke depan, kerja sama kedua pihak diharapkan tidak hanya mendukung pendidikan dokter dan kepaniteraan klinik, tetapi juga dapat dikembangkan ke bidang kesehatan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan memberi kontribusi bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di Batam. (*)



