Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Bintan Siaga 21 Hari Pantau Kesehatan Jemaah Haji Lewat Layanan Home Care

S
Penulis: Slamet Nofasusanto❯
Jemaah haji disambut Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan di Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026) malam. F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.
Jemaah haji disambut Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan di Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026) malam. F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.

Advertisement

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan menyiagakan layanan pemantauan kesehatan selama 21 hari bagi 44 jemaah haji asal Bintan yang baru kembali dari Tanah Suci, Senin (1/6/2026).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan seluruh petugas kesehatan telah disiagakan untuk memastikan kondisi jemaah tetap terpantau setelah kepulangan.

“Pemantauan dilakukan melalui layanan home care. Jika ada yang mengalami demam atau gejala lain, jemaah bisa menghubungi petugas haji, lalu diteruskan ke puskesmas dan tim medis akan datang ke rumah,” ujar Roby usai penyambutan jamaah di Asrama Haji Batam, Senin malam.

Advertisement

Kepulangan jamaah haji Kloter BTH 01 Embarkasi Batam disambut di Asrama Haji Batam sebelum seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing. Kloter ini berjumlah 445 orang yang terdiri dari jamaah asal Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Bintan, serta petugas kloter.

Roby bersyukur seluruh jamaah dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan selamat. Meski tampak lelah, ia menyebut kebahagiaan tetap terlihat karena para jamaah akan segera berkumpul kembali dengan keluarga.

Advertisement

“Meski lelah, raut bahagia tetap terlihat karena sebentar lagi bisa berkumpul dengan keluarga,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, mengimbau jamaah untuk segera melapor jika mengalami keluhan kesehatan. Perubahan iklim, kata dia, dapat memicu gangguan seperti batuk, pilek, demam, hingga sakit kepala.

“Tubuh jamaah masih beradaptasi dengan iklim di Indonesia,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

200 Taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam Daki Gunung Bintan Sambil Pungut Sampah

Sebanyak 200 taruna SMKN 1 Seri Kuala Lobam mendaki Gunung Bintan sambil memungut sampah dalam kegiatan pendidikan karakter dan peringatan S

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Bintan, Diduga ABK KM Kawal Jaya 9

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Bintan, Diduga ABK KM Kawal Jaya 9

Mayat pria ditemukan mengapung di Perairan Teluk Bakau, Bintan. Korban diduga ABK KM Kawal Jaya 9 yang hilang setelah kapal ditabrak.

Pemilik Kafe di Tanjunguban Diamankan Polisi, Diduga Terkait TPPO

Pemilik Kafe di Tanjunguban Diamankan Polisi, Diduga Terkait TPPO

Polisi mengamankan pemilik Kafe Gaul Family di Tanjunguban terkait dugaan TPPO. Sekitar sembilan pekerja dimintai keterangan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer