Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kekeringan di Bintan, Warga Lobam Rela Antre demi Air Bersih

Slamet Nofasusanto • Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:00 WIB

Warga Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah antre untuk mendapatkan air bersih dari Dinas Kesehatan Bintan, Jumat (27/3/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Warga Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah antre untuk mendapatkan air bersih dari Dinas Kesehatan Bintan, Jumat (27/3/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

Batampos - Kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Bintan menyebabkan krisis air termasuk Kecamatan Seri Kuala Lobam. Warga pun terpaksa meluangkan waktu dan beramai-ramai membawa galon dan jerigen untuk mendapatkan air bersih yang dibagikan gratis oleh instansi pemerintah.

Pantauan di lokasi pembagian air, ibu-ibu terlihat berjalan kaki membawa galon dan jeriken dari rumahnya masing-masing.

Sementara para bapak-bapak menggunakan sepeda motor terlihat membawa galon kosong.

Mereka juga rela antre dengan tertib pada saat mengisi galon-galon tersebut dari tandon yang sudah diisi air bersih.

Salah satu warga, Nana mengatakan air sekarang menjadi barang langka setelah SPAM IKK Seri Kuala Lobam tidak lagi mengalir akibat waduknya kekeringan.

"Tak apalah antre bawa-bawa galon asal dapat air," katanya.

Uti, warga lainnya juga rela harus terjaga untuk mendapatkan air padahal dia baru pulang kerja dan masih mengantuk.

"Biarlah tidurnya agak telat, demi air," kata pekerja di salah satu perusahaan di Lobam.

Kades Teluk Sasah, Suhairry Sembiring mengatakan, pihaknya telah menyalurkan air bersih ke warganya yang terdampak kekeringan.

Airnya diambil dari sumur di kantor desa dan disalurkan sekitar 10 ton per hari.

Ia mengakui, banyak sumur warga yang kering. Selain itu, SPAM IKK Seri Kuala Lobam berhenti operasi akibat waduknya kering sehingga tidak lagi mengalir air ke warganya.

Ia berharap, bantuan air bersih yang disalurkan pemerintah desa bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat di tengah musim kemarau.

Kepala Tata Usaha Puskesmas Teluk Sasah, Abdul Rahim mengatakan, air yang disalurkan ke warga di Desa Teluk Sasah adalah bantuan dari Dinas Kesehatan Bintan.

"Hari ini 10 ton air yang disalurkan," katanya.

Ia berharap bantuan air yang disalurkan dapat mencukupi kebutuhan air masyarakat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Bintan Kekeringan #krisis air bersih