Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manfaat Telur bagi Kesehatan, Kaya Protein dan Kolin

J
Penulis: JawaPos❯
Pekerja mengambil telur dari kandang ayam petelur di kawasan Tangerang Selatan, Rabu (8/7/2026). (JawaPos)
Pekerja mengambil telur dari kandang ayam petelur di kawasan Tangerang Selatan, Rabu (8/7/2026). (JawaPos)

Advertisement

batampos – Telur menjadi salah satu bahan pangan yang mudah ditemukan, relatif terjangkau, dan praktis diolah menjadi berbagai hidangan. Di balik bentuknya yang sederhana, telur mengandung beragam nutrisi penting, mulai dari protein, vitamin, hingga mineral yang dibutuhkan tubuh.

Kandungan gizi tersebut menjadikan telur sebagai salah satu pilihan makanan untuk mendukung pola makan bergizi seimbang.

Telur mengandung sejumlah vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B2, B5, B12, folat, fosfor, selenium, serta vitamin D dan E. Berbagai nutrisi tersebut memiliki peran dalam mendukung fungsi tubuh.

Advertisement

Salah satu keunggulan telur adalah kandungan proteinnya. Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot. Telur juga mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga perlu diperoleh melalui makanan.

Kandungan protein tersebut turut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Karena itu, telur dapat menjadi pilihan menu sarapan untuk membantu mengendalikan rasa lapar dan mendukung pengelolaan berat badan.

Selain protein, telur juga merupakan sumber kolin. Nutrisi ini berperan dalam pembentukan membran sel serta produksi molekul yang mendukung komunikasi antarsel saraf.

Advertisement

Kolin juga berkaitan dengan fungsi otak dan sistem saraf. Satu butir telur mengandung sekitar 147 miligram kolin sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Baik untuk Kesehatan Mata

Manfaat telur lainnya berkaitan dengan kesehatan mata. Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang terdapat pada retina.

Kedua nutrisi tersebut membantu melindungi mata dari kerusakan akibat stres oksidatif. Asupan lutein dan zeaxanthin juga dikaitkan dengan kesehatan retina serta penurunan risiko gangguan penglihatan tertentu, termasuk degenerasi makula dan katarak.

Advertisement

Artikel Terkait

Belajar dari Covid-19, Indonesia Perlu Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan

Belajar dari Covid-19, Indonesia Perlu Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan

Belajar dari pandemi Covid-19, Indonesia perlu memperkuat kesiapsiagaan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor, teknologi medis, dan pen

Cek Kesehatan Gratis Bidik 130 Juta Orang, 109 Juta Sudah Jalani Pemeriksaan

Cek Kesehatan Gratis Bidik 130 Juta Orang, 109 Juta Sudah Jalani Pemeriksaan

Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 109,3 juta orang pada 2026. Kemenkes mencatat layanan CKG tersedia di 99,8 persen Puskesmas di

10 Manfaat Air Hangat untuk Kesehatan, dari Hidrasi hingga Kenyamanan Pencernaan

10 Manfaat Air Hangat untuk Kesehatan, dari Hidrasi hingga Kenyamanan Pencernaan

Ketahui 10 manfaat minum air hangat di pagi hari, mulai dari membantu memenuhi kebutuhan cairan dan mendukung pencernaan hingga meredakan hi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer