
batampos – Pasar kendaraan listrik di Batam menunjukkan pertumbuhan signifikan. Penjualannya melonjak lebih dari 300 persen sepanjang Januari hingga September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Melihat potensi tersebut, produsen kendaraan listrik XPENG memperluas bisnisnya dengan membuka showroom sekaligus pusat layanan di Batam.
Showroom XPENG Batam resmi beroperasi Rabu (4/11). Berlokasi di Jalan Gajah Mada, Baloi, Lubuk Baja, fasilitas ini menjadi pusat penjualan, servis, dan penyediaan suku cadang untuk pelanggan di Batam dan Kepulauan Riau (Kepri).
COO XPENG Indonesia Bayu Riyanto mengatakan, pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Batam menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam memperluas jaringan bisnisnya.
“Ini menunjukkan bahwa minat dan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik di Batam mulai tumbuh dengan baik,” kata Bayu.
Menurut dia, perkembangan tersebut turut didukung oleh ekosistem kendaraan listrik yang semakin terbentuk. Berdasarkan data PLN Batam per Juni 2026, terdapat 26 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di sejumlah lokasi strategis.
Dari jumlah tersebut, tiga unit merupakan SPKLU berteknologi ultra-fast charging yang beroperasi di kawasan Batam Center.
Bayu menilai, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Selain itu, karakter Batam sebagai kawasan dengan aktivitas ekonomi dinamis dan terbuka terhadap teknologi baru dinilai memiliki potensi besar bagi pasar kendaraan listrik premium.
“Kombinasi inilah yang membuat kami sangat optimistis terhadap potensi pasar di Batam,” ujarnya.
Ekspansi tersebut, lanjut Bayu, tidak hanya bertujuan memperluas penjualan kendaraan, tetapi juga memperkenalkan teknologi mobilitas berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kepada masyarakat.



