Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tetangga Kos Ditangkap, Pembunuhan Sunarti Diduga Dipicu Sakit Hati

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Jasad wanita yang ditemukan di dalam kamar kos. F.Istimewa
Jasad wanita yang ditemukan di dalam kamar kos. F.Istimewa

Advertisement

 
batampos -  Pelarian pria yang diduga membunuh Sunarti Adian, 24, perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di Perumahan Puri Agung 4, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk, Batam, akhirnya berakhir.

Polisi menangkap terduga pelaku yang diketahui merupakan tetangga kos korban. Dugaan sementara, pembunuhan itu dipicu sakit hati akibat ucapan dan tindakan korban yang dianggap menyinggung perasaan pelaku.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono membenarkan penangkapan tersebut. Namun, penyidik masih mengembangkan kasus untuk mengungkap motif dan kronologi pembunuhan yang menggemparkan warga itu.

Advertisement

“Benar, pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dalam pengembangan,” ujar Anggoro, Rabu (28/10).

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, terduga pelaku diduga menyimpan sakit hati terhadap korban. Ucapan dan tindakan Sunarti disebut-sebut membuatnya tersinggung.

Meski demikian, motif tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan penyidik. Kapolresta Barelang dijadwalkan menyampaikan perkembangan kasus ini dalam rilis resmi kepolisian.

Advertisement

Di lingkungan tempat tinggalnya, Sunarti dikenal sebagai perempuan yang supel dan mudah bergaul. Sejumlah tetangga menyebut korban memiliki hubungan sosial yang baik, terutama dengan ibu-ibu di sekitar tempat kosnya. Korban juga dikenal terbuka dan sesekali menerima tamu di tempat tinggalnya. Kabar kematiannya pun mengejutkan warga yang mengenalnya sehari-hari.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Sunarti diketahui masih menjalani pemulihan akibat kecelakaan lalu lintas. Ia bekerja di PT Infineon, tetapi sedang cuti karena cedera pada lengannya belum pulih. Lengan korban sebelumnya dipasangi pen untuk membantu pemulihan tulang.

Namun, saat ditemukan, pen tersebut dilaporkan telah terlepas. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa korban sempat melakukan perlawanan, meski hal tersebut belum dipastikan melalui hasil penyelidikan.

Kasus ini terungkap setelah pemilik kos, Husna, mencium bau busuk saat pulang dari kebun sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (27/10). Awalnya, ia bersama suaminya mencari sumber bau karena menduga ada bangkai di dalam rumah atau parit. Namun, mereka melihat kerumunan lalat dan semut yang mengarah ke kamar kos korban, yang berada di samping rumah mereka.

Advertisement

Artikel Terkait

Bau Tak Sedap Sejak Pagi, Perempuan 24 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Sejak Pagi, Perempuan 24 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Seorang perempuan berusia 24 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kamar kos kawasan Mangsang, Sungai Beduk

Mahasiswi Magang Tewas Kecelakaan, Polisi Segera Gelar Perkara

Mahasiswi Magang Tewas Kecelakaan, Polisi Segera Gelar Perkara

Satlantas Polresta Barelang masih menyelidiki kecelakaan yang menewaskan Sepriani Wirda Nengsih, mahasiswi magang di Batam.

Dendam Lama dan Asmara, Pria di Batam Kota Tewas dengan 25 Luka Tusukan

Dendam Lama dan Asmara, Pria di Batam Kota Tewas dengan 25 Luka Tusukan

Seorang pria berinisial HS tewas dengan 25 luka tusukan di kamar kos kawasan Ruko Niaga Mas, Batam Kota. Pembunuhan dipicu dendam lama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer