Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

8 Ribu Warga Berebut Pelatihan Gratis Disnaker Batam, Kuota Terbatas

Rengga Yuliandra • Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:45 WIB

Pencari kerja mendaftar untuk ikut pelatihan di kantor dinas tenaga kerja beberapa waktu lalu. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos
Pencari kerja mendaftar untuk ikut pelatihan di kantor dinas tenaga kerja beberapa waktu lalu. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Antusiasme warga terhadap program pelatihan kerja gratis yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kota Batam membludak. Sebanyak 8.032 orang mendaftar dalam program pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) berbasis kompetensi Tahun Anggaran 2026.

Dari jumlah tersebut, 4.883 orang mendaftar pada 82 paket pelatihan dan sertifikasi dengan kuota hanya 1.984 peserta. Sementara 3.149 orang mendaftar pada 52 paket bimtek dan sertifikasi dengan kuota 1.220 peserta.

Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto, mengatakan tingginya angka pendaftar menunjukkan kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal masih sangat besar.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kebutuhan peningkatan keterampilan kerja di Batam memang besar,” ujarnya, Jumat (20/2).

Untuk kategori bimtek dan sertifikasi, lima program paling diminati adalah Ahli K3 Umum (454 pendaftar/kuota 30), Operator Forklift (287/25), K3 Teknisi Listrik (248/25), Welding Inspector 3.0 (190/10), dan Teknisi Kelistrikan (125/20).

Sementara pada kategori pelatihan dan sertifikasi, program terfavorit yakni Pelatihan Forklift (569 pendaftar/kuota 39), Ahli K3 Umum (494/22), Electrical Technician (228/15), Bahasa Inggris (189/65), serta Praseleksi Bahasa Jepang (143/13).

Program ini merupakan bagian dari 82 pelatihan gratis berbasis kompetensi yang dibiayai APBD dan khusus bagi warga ber-KTP Batam. Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan industri, konstruksi, jasa, hingga teknologi informasi.

Beberapa pelatihan yang ditawarkan antara lain welder berbagai level, operator dan ahli K3, forklift, rigger, scaffolding, operator alat berat, welding inspector, tata boga, bakery, barista, menjahit, web dan mobile programming, digital marketing UMKM, desain grafis, accounting, hingga public speaking. Disnaker juga membuka pelatihan bahasa Inggris, Jepang, Korea, dan Mandarin untuk meningkatkan peluang kerja ke luar negeri.

Pendaftaran dilakukan secara online pada 9–10 Februari 2026, dilanjutkan verifikasi langsung di kantor Disnaker pada 11–13 Februari. Peserta yang lolos verifikasi akan mengikuti tes tertulis dan wawancara di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk.

“Seluruh proses tidak dipungut biaya. Kuota terbatas karena menyesuaikan kemampuan APBD dan kapasitas LPK,” jelas Yudi.

Melalui program ini, Disnaker berharap kompetensi pencari kerja meningkat sehingga peluang kerja terbuka lebih luas dan angka pengangguran di Batam dapat ditekan. (*)

Editor : Jamil Qasim